Breaking News:

Bambang Trihatmodjo Dikejar Bayar Utang ke Negara Puluhan Miliar, Mayangsari Galau: Lagi Hampa

Alhasil, Kementerian Keuangan yang diketuai Sri Mulyani terus mengejar suami Mayangsari, meskipun putra Soeharto itu menolak ditagih utang.

Editor: Fadhila Rahma
Kolase Sripoku.com/Instagram
Bambang Trihatmodjo, Mayangsari 

SRIPOKU.COM - Nama anak mendiang Soeharto saat ini sedang dikejar-kejar utang oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Karena diketahui Bambang Trihatmodjo jadi pengutang dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ( BLBI).

Pada penyelenggaraan SEA Games 1997, suami Mayangsari itu memiliki utang sebanyak Rp 60 miliar.

Namun hingga 24 tahun berlalu, Bambang Trihatmodjo tak kunjung membayarkan utangnya.

Alhasil, Kementerian Keuangan yang diketuai Sri Mulyani terus mengejar suami Mayangsari, meskipun putra Soeharto itu menolak ditagih utang.

"Kalau Bambang posisinya masih sama, artinya memang tagihan pemerintah kepada yang bersangkutan masih seperti itu," kata Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Rionald Silaban dalam konferensi pers Kenaikan Nilai Aset Tetap Pada LKPP 2020, 16 Juli 2021.

Baca juga: Perbuatan Menipu Medina Zein Sudah Lama, Jadikan Kawan SMP Korban, Istri Lukman: Sepele Cuma 15 Juta

Baca juga: Rizky Billar & Lesty Kejora Umbar Aib di Kamar Mandi, 2 Jam Begini, Kepolosan Dedek Buat Gigi Syok

Baca juga: Ayah Rozak Hancur, Niat Tolong Anak dari Haters Berujung Petaka, Pihak Ayu Ting Ting: Kok Marah

Awalnya, putra mantan Presiden Soeharto itu merupakan ketua konsorsium swasta yang ditunjuk pemerintah Orde Baru menjadi penyelenggara gelaran olahraga antar-negara ASEAN di Jakarta.

Konsorsium mempunyai tugas antara lain menyediakan dana untuk penyelenggaraan SEA Games XIX Tahun 1997.

Kementerian Sekretariat Negara, menyebutkan saat itu rupanya konsorsium swasta kekurangan dana sehingga harus ditalangi oleh pemerintah sebesar Rp 35 miliar.

Disebutkan, negara saat itu harus menalangi kekurangan dana dari pihak konsorsium swasta sebesar Rp 35 miliar yang akhirnya menjadi utang yang terus ditagih pemerintah hingga saat ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved