Breaking News:

Berita Sriwijaya FC

Sambut Liga 2 2021 Hadapi Klub Pulau Sumatera, Stopper Sriwijaya FC: Total 100 Persen

Stopper Sriwijaya FC Rahmat Juliandri bertekad membuktikan dirinya untuk menjadi pengaman lini pertahanan pada kompetisi Liga 2 2021 mendatang.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: RM. Resha A.U
Istimewa
Rahmat Juliandri. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Stopper Sriwijaya FC Rahmat Juliandri bertekad membuktikan dirinya untuk menjadi pengaman lini pertahanan pada kompetisi Liga 2 2021 mendatang.

'Kalau tekad yang pasti kan lebih dari yang lain karena Rahmat pemain asal Sumsel. Semangat akan lebih meski pemain lain total 100 persen karena ingin membanggakan untuk Sumatera Selatan," ungkap Rahmat kepada Sripoku.com, Sabtu (11/9/2021). 

Seperti diketahui hasil owner meeting PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) dengan klub Liga 2 2021, Jumat (10/9/2021) sore kemarin, Tim Sriwijaya FC berada di grup 1 bersama PSMS Medan, PSPS Riau, KS Tiga Naga, Semen Padang FC, dan Muba Babel United.

"Kalau peta persaingan tentu semua kuat di grup kita ini karena tim di grup ini persiapannya matang semua. Seperti PSMS, Tiga Naga, PSPS. Jauh-jauh hari mereka persiapan sampai tidak meliburkan pemain. Ada Muba juga. Yang penting Rahmat tidak memikirkan satu tim. Siapapun lawannya kami siap," tegas pria berdarah Muara Enim ini. 

Terutama sebagai pemain belakang bertugas menjaga pertahanan untuk menghalau serangan lawan ke gawang Laskar Wong Kito, tentunya ia dan skuat SFC lainnya akan menjaga kekompakan dan komunikasi. 

"Yang pasti buat kami pemain belakang mesti kompak. Komunikasi diperlancar dan kerja keras sama-sama lah. Kompak dan komunikasi itu kuncinya," ujarnya. 

Baca juga: SFC Store Kembali Dibuka, Bisa Beli Jersey Original Sriwijaya FC Langsung Berikut Harganya

Sementara terkait Sriwijaya FC yang berkemungkinan berpeluang menjadi tuan rumah babak penyisihan Liga 2, Rahmat menyambut gembira. 

"Kalau keuntungan jadi tuan rumah, motivasi kita pemain terasa lebih meski tanpa suporter yang menyaksikan langsung. Karena lapangan juga kita sering jadi sudah teradaptasi main di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), kandang sendiri," pungkasnya. 

Rahmat mengatakan selama libur aktif Tim Sriwijaya FC, sama halnya dengan penggawa Laskar Wong Kito lainnya, ia pun sehari-hari tetap fokus latihan mandiri di Stadion Sekundang Bara Muaraenim. 

"Sehari-hari tiap pagi latihan. Terkecuali hari Minggu libur. Kalau sore hari game internal dengan anak-anak di Stadion Sekundang Bara Muaraenim," katanya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved