Breaking News:

Berita Palembang

Kapolda Sumsel Janji Berantas Tambang Ilegal, 'Di Sumbar Ratusan Sudah Saya Tutup dan Dipidanakan'

Selain menimbulkan kerusakan alam, tambang ilegal berpotensi juga akan merugikan negara karena tak memiliki surat izin resmi beroperasi.

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Toni Harmanto 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumatra Selatan, Irjen Pol Toni Harmanto menjelaskan program prioritasnya sebagai kepala kepolisian daerah di Bumi Sriwijaya akan memberantas semua tindakan dan perbuatan melanggar hukum.

Salah satu prioritas program kerjanya yakni akan melakukan penutupan sejumlah tambang ilegal dan tindak kejahatan jalanan di Provinsi Sumsel.

Berkaca dari pengalamannya selama menjabat sebagai Kapolda Sumbar sebelumnya, Irjen Pol Toni Harmanto menegaskan ia tidak segan-segan melakukan pemberantasan dan menutup ratusan tambang-tambang ilegal di Tanah Minang.

"Agenda saya di Sumbar memberantas tambang ilegal, program itu saya bawa ke sini. Bahkan di sana ratusan tambang kita tutup dan pelakunya kita pidanakan," katanya, Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, selain menimbulkan kerusakan alam, tambang ilegal berpotensi juga akan merugikan negara karena tak memiliki surat izin resmi beroperasi.

Toni mengaku, pihaknya akan mencoba masuk ke tambang ilegal dengan pendekatan persuasif.

Untuk mencegah tambang ilegal tidak serta merta sanksi pidana jadi solusi.

"Pidana itu jalan terakhir, bagaimana kita mencari solusi dahulu, seperti mencarikan jalan agar pekerja tambang memiliki pekerjaan yang layak. Jadi kita akan persuasif dulu," jelas Jendral Bintang dua ini.

Tak hanya itu, Irjen Pol Toni Harmanto juga mengungkapkan program prioritasnya adalah memberantas tindak pidana jalanan seperti begal, pencurian, narkoba serta tindak prilaku lainnya yang kerap meresahkan masyarakat.

Selain tindak kejahatan, pihaknya juga berupaya melakukan koordinasi penanganan pandemik COVID-19.

Meski saat ini angka penularan kasus semakin menurun, pihaknya tetap akan selalu waspada dalam penanganan sebaran virus serta percepatan vaksin.

"Penanganan pandemi covid-19 juga jadi prioritas saya. Kita akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menekan sebaran virus serta percepatan vaksin," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved