Breaking News:

Virus Corona di Palembang

Mulai Hari Ini 30 SMP Negeri, 90 SD dan 3 TK/PAUD Per Kecamatan di Palembang Laksanakan PTM Terbatas

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan dimulai hari ini, Senin (6/9/2021).

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Wali Kota Palembang H Harnojoyo saat memberikan motivasi kepada siswa SMP Negeri 7 Palembang, Senin (6/9/2021). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan dimulai hari ini, Senin (6/9/2021).

Sebanyak 30 SMP Negeri, 90 SD dan 3 TK/PAUD per kecamatan mulai melaksanakan PTM Terbatas dengan protokol kesehatan ketat.

Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, Kota Palembang berdasarkan hasil penanganan covid-19 mengalami perbaikan tren kasus.

Angka Bed Occupancy Ratio (BOR), angka kematian menurun, angka kesembuhan meningkat serta dari assesment Kota Palembang masuk dalam PPKM level 3 sehingga tatap muka dapat dilaksanakan.

"30 SMP Negeri, 90 SD dari total 250 SD di Palembang sudah menggelar tatap muka hari ini. TK/PAUD untuk tiap kecamatan ada tiga sekolah yang PTM. Kami akan terus meninjau kesiapan sekolah-sekolah lain yang belum menerapkan PTM, jika dari hasil evaluasi laik maka akan kembali dibuka sekolah untuk tatap muka," jelas Harnojoyo, Senin (6/9/2021).

Harnojoyo saat meninjau SMP Negeri 7 Palembang ikut mengecek semua sarana prasarana Protokol Kesehatan.

Mulai dari pengecekan suhu, westafel cuci tangan hingga masuk ke ruang kelas untuk melihat proses pembelajaran di hari pertama.

"Mulai dari masuk benar-benar dijaga prokes oleh guru bahkan sampai ke dalam kelas. Pola-pola yang seperti ini harus selalu dijalankan agar memutus mata rantai penyebaran covid-19," katanya.

Ia pun mengatakan skema pembelajaran di masa PTM, pemerintah memberikan pilihan kepada wali murid, apakah mau tatap muka di sekolah atau tetap secara daring.

"Kita berikan pilihan kalaupun mau daring tidak masalah bila seandainya khawatir anak terpapar covid-19. Jadi tidak ada istilahnya anak tidak belajar. Untuk PTM ini juga dibutuhkan persetujuan dari wali murid," katanya.

Pemerintah juga terus mengupayakan agar vaksinasi siswa semakin gencar dilakukan.

Hari ini SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 10 melaksanakan vaksinasi bersama Badan Inteligen Negara (BIN).

"Secepatnya kita berharap sekolah bisa kembali normal belajar di sekolah," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved