Mata-mata KNPB Tertangkap, Sebelum 4 Prajurit Gugur, Posramil Dikepung 4 Kelompok

MY sebagai mata-mata sebelum penyerangan itu," kata Kapolres Sorong Selatan, AKBP Choiruddin Wachid

Editor: Yandi Triansyah
handout /Tribun Papua
MY (baju biru) salah satu pelaku penyerangan POS TNI yang menewaskan 4 Anggota dengan cara sadis di Kabupaten Maybrat 

SRIPOKU.COM - Seorang mata-mata, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) berhasil ditangkap.

Pelaku yakni MY, saat peristiwa penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat ia bertugas melakukan pemantauan di sekitar TKP.

Dalam peristiwa itu, empat prajurit TNI AD gugur.

Sebelum aksi dini hari itu, MY mengaku melakukan mata-mata.

Atas perintah pimpinannya, untuk memantau lokasi di pos.

"MY sebagai mata-mata sebelum penyerangan itu," kata Kapolres Sorong Selatan, AKBP Choiruddin Wachid, Senin (6/9/2021) dikutip Sripoku.com dari Tribun Papua.

Menurut keterangan kapolres, ada empat kelompok yang membagi pemantauan posramil tersebut.

MY tergabung di dalam kelompok kedua.

Mereka membagi tugas, sebagian ada yang memantau dari belakang, depan.

"Sebagian mereka masuk ke dalam pos," kata dia.

Tiba lah pada Kamis (2/9/2021) sekira pukul 03.00 13 orang termasuk MY langsung melakukan penyerangan.

"Pos itu ada 3 bilik, si pelaku MY ini menyerangan di bilik kedua," kata dia.

Setelah itu terjadilah peristiwa pembacokan tersebut.

Sedangkan untuk kedua orang yang membantu MY hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

Akibat perbuatan ini, MY terancam hukuman seumur hidup.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved