CARA Mendidik Kemampuan Anak Berbahasa di Rumah, Si Kecil Bisa Tampil PD & Mudah Bergaul

5 cara kreatif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak yang bisa dilakukan para orangtua di rumah. Simak ini ulasannya.

Penulis: pairatkhadafi | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/PAIRAT
Ilustrasi bayi mulai merespon kejadian sekitar. 

SRIPOKU.COM -- Pada masa pandemi covid-19 anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah.

Terlebih segala macam bentuk interaksi di lingkungan sosial jadi serba terbatas.

Hal ini membuat anak-anak jarang bermain dan berintreaksi langsung dengan teman-teman sebayanya secara tatap muka.

Kebiasaan ini tak sedikit membuat cemas para orangtua, anak-anak tak memiliki banyak teman.

Dan bahkan khawatir anak-anak akan merasa canggung hingga tak percaya diri ketika bertemu banyak orang, terutama pada saat berintreaksi dengan teman-temanya.

Lantas, sebenarnya bagaimana peran orangtua sebaiknya melihat kondisi seperti ini?

Seperti dikutip Nakita dari laman Parents, ada 5 cara kreatif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak yang bisa dilakukan para orangtua di rumah.

1. Jangan selalu mengandalkan teknologi

Baca juga: Selain Orangtua Bisa Beraktivitas, Ini 7 Manfaat Membiarkan Anak Main Sendiri, Cek Tingkah Si Kecil

Penelitian menunjukkan, menghabiskan dua jam lebih di depan layar ponsel, tabel, atau laptop setiap harinya, dapat menurunkan perkembangan kognitif balita yang bisa menghambat kemampuannya dalam berbahasa.

Teknologi memang efektif untuk kegiatan belajar, namun durasi pemakaiannya sebaiknya dikurangi.

Orangtua sebisa mungkin ajaklah anak untuk bermain dengan benda nyata, seperti boneka, mobil-mobilan, atau permainan tradisional petak umpet yang membuatnya aktif bergerak.

2. Aktif mengajaknya bicara sambil bermain

Saat bermain bersama, orangtua harus aktif mengajaknya bicara.

Ilustrasikan semua hal yang dilihatnya secara verbal. Hal ini agar anak bisa lebih memahami lingkungan sekitarnya dan bagaimana segala sesuatunya bekerja.

Orangtua, penting untuk menggunakan kalimat langsung yang pendek-pendek. Misalnya saat anak bermain mobil-mobilan, jelaskan padanya "Mobil warnanya biru," atau "Mobil belok ke kanan,"

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved