Berkat Adzan yang Dikumandangkan, Pilot Ini Selamat dari Bahaya Segitiga Bermuda, Ini Kisahnya!

Segitiga Bermuda memang termasuk wilayah yang sangat berbahaya bagi penerbangan yang melintasinya, siapa sangka seorang pilot selamat berkat adzan.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
travel.tribunnews.com
Ilustrasi Pilot 

SRIPOKU.COM - Kisah keajaiban adzan dirasakan oleh seorang pilot asal Malaysia ini.

Memang pertolongan Allah sangat dekat.

Melalui lantunan Adzan, seorang pilot selamat dari bahaya di Segitiga Bermuda.

Hal ini seperti yang beredar melalui media sosial Instagram.

Seorang pilot asal Malaysia menjadi perbincangan usai selamat dari Segitiga Bermuda.

Ia mengaku bisa selamat usai mengumandangkan adzan.

Pilot bernama Dion Abu Bakar itu menyebut saat pesawat yang dibawanya masuk ke daerah Segitiga Bermuda, kondisi sekeliling laut berubah menjadi putih seperti kapas.

Keadaan tersebut membuatnya takut, apalagi tempat tersebut memang terkenal berbahaya.

Dalam kondisi panik, Dion mengaku spontan saja mengumandangkan adzan dengan keras.

Seketika keajaiban menyertainya.

Kondisi yang tadinya tampak putih seperti kapas, kembali normal seperti biasa.

Tak lama usai pemandangan putih itu pergi, Dion tersadar jika pesawat yang dibawanya berada dalam kondisi Spiral Driver atau terjun bebas ke laut.

Karena kelihaiannya dalam membawa pesawat, ia dan co-Pilot berhasil mengemudikan pesawat tersebut hingga akhirnya berhasil mendarat di Florida Amerika Serikat.

Kejadian tersebut diketahui terjadi pada tahun 1964.

Baca juga: Bacaan Sholawat Tarhim Jelang Adzan Sholat Subuh, Bahasa Arab, Latin & Terjemahan Bahasa Indonesia

Diketahui, Segitiga Bermuda sendiri adalah wilayah di Barat Samudera Atlantis yang dilingkari garis bayangan dengan luas 1,140,000 km persegi yang dimulai dari Pulau Bermuda ke Florida, lalu ke Puerto Rico dan berpatah kembali ke Pulau Bermuda.

Segitiga Bermuda setidaknya telah menghilangkan 50 kapal dan 20 pesawat secara misterius.

Sejumlah ilmuwan belakangan ini menyebut, terdapat beberapa faktor yang membuat perairan tersebut disebut sebagai tempat yang angker, salah satunya karena keberadaan metana yang dianggap pemicu hilangnya pesawat maupun kapal yang melintas.

Namun hal itu ditentang oleh seorang geofisikawan asal US, Carolyn Ruppel, yang menyebut tidak akan mungkin ada metana murni di permukaan karena metana akan lebih dahulu diurai oleh mikroba di laut.

Berikut ini keutamaan dari adzan baik untuk muadzin yang mengumandangkannya dan kita yang mendengarkannya dilansir dari laman serambinews.com.

1. Adzan Berpahala Sangat Besar Bagi Muadzin
Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi SAW bersabda:

لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِى النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الأَوَّلِ ، ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلاَّ أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لاَسْتَهَمُوا

“Seandainya orang-orang mengetahui pahala yang terkandung pada adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mungkin mendapatkannya kecuali dengan cara mengadakan undian atasnya, niscaya mereka akan melakukan undian”.

Betapa besar pahala adzan sehingga jika orang-orang mengetahui besarnya pahala tersebut, mereka pasti akan berebut untuk menjadi orang yang mengumandangkan adzan.

Hingga Rasulullah SAW menggambarkan mereka akan berebut walaupun untuk mendapatkannya harus dengan jalan mengundi.

2. Setiap Makhluk Dan Benda Yang Mendengar Adzan Akan Menjadi Saksi Bagi Muadzin

Rasulullah SAW bersabda,

لا يَسْمَعُ صَوْتَهُ جِنٌّ وَلا إِنْسٌ وَلا حَجَرٌ وَلا شَجَرٌ إِلا شَهِدَ لَهُ

“Tidaklah adzan didengar oleh jin, manusia, batu dan pohon kecuali mereka akan bersaksi untuknya” (HR abu Ya’la).

Hadits serupa diriwayatkan pula oleh Ibnu Khuzaimah:

لَا يَسْمَعُ صَوْتَهُ شَجَرٌ وَلَا مَدَرٌ وَلَا حَجَرٌ وَلا جِنٌّ وَلا إِنْسٌ إِلا شَهِدَ لَهُ

“Tidaklah suara adzan didengar oleh pohon, lumpur, batu, jin dan manusia, kecuali mereka akan bersaksi untuknya”.

Jadi kelak di hari kiamat, muadzin akan mendapatkan kesaksian dari semua makhluk dan benda yang mendengar kumandang adzannya.

Kesaksian disini tentunya adalah kesaksian akan hal baik karena dirinya telah mengumandangkan adzan, menyeru umat manusia untuk shalat menghadap Rabbnya.

3. Muadzin Akan Dimintakan Ampunan Dan Mendapat Ampunan

Selain menjadi saksi bagi muadzin, semua benda yang mendengar adzan akan memintakan ampunan kepada Allah SWT untuknya. Permintaan ampunan ini pun akan dikabulkan oleh Allah SWT sebaimana hadits berikut:

الْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ بِمَدِّ صَوْتِهِ وَيَشْهَدُ لَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَابِسٍ

“Muadzin diampuni sejauh jangkauan adzannya. Seluruh benda yang basah maupun yang kering yang mendengar adzannya, memohonkan ampunan untuknya”. (HR. Ahmad).

4. Adzan Membuat Syetan Lari

Rasulullah SAW bersabda,

إِذَا نُودِىَ لِلصَّلاَةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لاَ يَسْمَعَ التَّأْذِينَ
“Apabila adzan untuk shalat dikumandangkan, setan melarikan diri terkentut-kentut sampai tidak mendengar adzan”. (HR Bukhari-Muslim).
Itulah keutamaan adzan sehingga bisa membuat setan yang kerjanya mengganggu manusia, kini ia yang terganggu dan lari terbirit-birit.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved