Berita Ogan Ilir

Jadwal Pembelajaran Tatap Muka di Ogan Ilir: SMP Mulai 31 Agustus, SD dan PAUD Setelahnya

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, atau Disdikbud Ogan Ilir mengonfirmasi akan segera membuka kegiatan Pembelajaran Tatap Muka, atau PTM terbatas.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ogan Ilir, Dicky Syailendra. 

SRIPOKU.COM - INDRALAYA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, atau Disdikbud Ogan Ilir mengonfirmasi akan segera membuka kegiatan Pembelajaran Tatap Muka, atau PTM terbatas.

Hal ini setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah yang mengizinkan PTM terbatas di PPKM level 1-3 seiring membaiknya situasi pandemi.

"Kami akan laksanakan PTM terbatas. Ini sekaligus sebagai simulasi juga," kata Kepala Disdikbud Ogan Ilir, Dicky Syailendra, Jumat (27/8/2021).

Dia menegaskan, kegiatan PTM terbatas ini telah disosialisasikan kepada orang tua siswa.

"Kalau orang tua keberatan anak mereka tatap muka, ya silakan. Belajar daring juga tidak masalah," kata Dicky.

Untuk setingkat SMP, akan dimulai terlebih dahulu pada 31 Agustus mendatang.

Sementara SD dan PAUD akan mulai dibuka seminggu setelahnya atau 6 September mendatang.

Rencananya, PTM terbatas ini akan diujicoba selama dua bulan ke depan.

"Kami akan lakukan evaluasi setelahnya," jelas Dicky.

Saat mulai diberlakukan PTM terbatas, siswa dibatasi maksimal 50 persen dari jumlah kapasitas kelas. 

Baca juga: Saya Ini Paman Kamu, Bukan Musuh Kamu Keponakan di Ogan Ilir Aniaya Paman, Gegara Jaring Burung

"Dalam satu minggu, hanya ada dua kali pertemuan di kelas selama dua jam. Masuk kelas seperti biasa mulai pukul 07.30," terang Dicky.

Selama diberlakukan PTM terbatas, Pemkab Ogan Ilir ingin melihat kesiapan para guru.

Dicky mengatakan, baik Disdikbud dan Dinkes Ogan Ilir akan memantau PTM terbatas ini agar jangan sampai menimbulkan klaster Covid-19.

"Bahkan di sekolah-sekolah yang lokasinya berdekatan, kita atur jam masuk siswa. Jangan sampai mobilitas siswa yang keluar-masuk sekolah, menimbulkan kerumunan," papar Dicky.

Selain kesiapan teknis, Disdikbud Ogan Ilir memastikan para guru dan tenaga pengajar sudah divaksin.

"Tentu guru-guru sudah divaksin dan mereka siap," kata Dicky menegaskan.

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved