Berita Palembang

Laporan dr Siti Mirza Terhadap Heriyanti Bisa Tingkatkan Status Anak Akidi Tio

Hasil laporan dari dr Siti Mirza ini bisa menjadi salah satu faktor penentu atas status terbaru dari Heriyanti Akidi Tio.

Editor: Yandi Triansyah

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel terus mendalami kasus Heriyanti, anak Akidi Tio yang diduga menyerahkan sumbangan Rp 2 Triliun fiktif kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri.

Selain mencari sejumlah fakta baru dan melakukan penyelidikan terhadap saksi terkait, Polda Sumsel juga tengah mendalami laporan dr Siti Mirza terhadap Heriyanti, putri Akidi Tio terhadap laporan penipuan senilai Rp 2,5 M.

Hasil laporan dari dr Siti Mirza ini bisa menjadi salah satu faktor penentu atas status terbaru dari Heriyanti Akidi Tio.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan penyidik sudah memeriksa beberapa saksi terkait kasus Heriyanti Akidi Tio, termasuk dr Siti Mirza yang telah membuat laporan penipuan terhadap anak bungsu Akidi Tio tersebut.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi termasuk saksi pelapor. Laporan ini kan masih dalam bentuk penyelidikan, dimana laporan itu akan kita lidik dulu," ujarnya, Rabu (25/8/2021).

Menurutnya, hasil laporan dari dr Siti Mirza akan dimasukkan tim penyidik ke dalam gelar perkara kasus Heriyanti yang bakal memberikan sumbangan Covid-19 dengan nilai fantastis tersebut.

Dari hasil gelar perkara itu penyidik akan melihat apakah ada unsur pidananya atau tidak, untuk selanjutnya menentukan peningkatan status Heriyanti

"Gelar perkara ini dalam rangka meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Kita akan lihat, apakah dinaikkan ke penyidikan atau tidak cukup laporan yang diberikan," jelasnya.

Polda Sumsel Interogasi Heriyanti Anak Penyumbang Rp 2 T di Rumahnya, Begini Hasilnya

Untuk diketahui, dr Siti Mirza telah membuat laporan terhadap Heriyanti.

dr Siti Mirza melaporkan sahabatnya itu di SPKT Mapolda Sumsel pada 3 Agustus 2021 dengan Nomor Perkara : LP/B/704/VIII/2021/SPKT/Polda Sumsel.

Berdasarkan Laporan Kepolisian yang diperoleh, terungkap bahwa
permasalahan antara dr Siti Mirza Muria dengan Heriyanti bermula pada bulan Mei 2019.

Terlapor menawarkan kepada korban untuk menanamkan modal untuk usaha ekspedisi milik terlapor dengan janji akan memberikan keuntungan sebesar 10 persen sampai 12 persen setiap bulan.

Kemudian korban menanamkan modal sebesar Rp.400 juta dan terlapor memberikan keuntungan sesuai janjinya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved