Waspada! Ternyata Jenis Ikan Ini Mengandung Merkuri Sangat Tinggi, tidak Baik untuk Kesehatan
Ikan juga sumber makanan terbaik yang kaya vitamin D, tetapi sebelum kalian mengonsumsi ikan, ada baiknya ketahui informasi berikut ini.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM - Ikan adalah salah satu makanan sehat yang disukai di berbagai negara.
Bahkan, ahli gizi merekomendasikan ikan sebagai pelengkap gizi dan protein dalam tubuh.
Selain sebagai sumber protein, ikan juga bagus untuk membentuk otot, tulang, kesehatan kulit, otak, hingga organ tubuh.
Karena beberapa jenis ikan juga kaya omega-3, asam lemak yang membantu mengobati berbagai penyakit termasuk gangguan mental, kesehatan jantung dan mencegah kanker.
Ikan juga sumber makanan terbaik yang kaya vitamin D.
Tetapi, sebelum kalian mengonsumsi ikan, ada baiknya ketahui informasi berikut ini.
Melansir dari Tribunnews,The US Food and Drug Administration and the Environmental Protection Agency (FDA) atau badan pengawas makanan dan obat-obatan Amerika Serikat melaporkan, ada beberapa jenis ikan mengandung merkuri.
Seperti yang kita tahu, merkuri adalah zat beracun.
Risiko keracunan merkuri ikan bisa terjadi, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan anak-anak.
Penelitian menunjukkan, merkuri punya efek buruk pada otak.
Hal ini tentu akan berbahaya bagi tumbuh kembang anak.
Baca juga: 6 Tanaman Ini Dianggap Pengganggu, Ternyata Miliki Manfaat Bagi Kesehatan, No 3 Sering Dijumpai
Dilansir dari elitereaders.com, FDA dan EPA menyarankan, wanita usia subur mulai dari 16 tahun hingga 49 tahun sebaiknya membatasi mengonsumsi ikan bermerkuri.
Lalu, berapa banyak porsi ikan yang aman dikonsumsi?
Ibu hamil dan menyusui bisa makan tiga porsi ikan dengan tingkat merkuri rendah dalam seminggu.
Sedangkan ikan dengan level merkuri tinggi, cukup sekali seminggu mengonsumsinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ikan-marlin.jpg)