Juz Amma

Keutamaan Juz Amma Surat At-Tin Tiada yang Melebihi Keadilan Yang Maha Adil, Lengkap 8 Ayat & Arti

At-Tin termasuk salah satu surat pendek yang ada di dalam juz 30 Alquran dan biasanya disebut dengan Juz Amma, berikut keutamaan dan bacaannya.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/Tria Agustina
Surat At-Tin, Surat At-Tin yang berarti buah tin merupakan surah ke-95 dalam kitab suci Alquran. 

SRIPOKU.COM - Berikut keutamaan Juz Amma surat At-Tin lengkap tulisan Arab, latin dan artinya.

Surat At-Tin yang berarti buah tin merupakan surah ke-95 dalam kitab suci Alquran.

Surat yang terdiri atas 8 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah karena diturunkan di Mekkah.

Surat At-Tin diturunkan setelah surah Al-Buruj.

Berikut ini Bacaan Surat At-Tin Lengkap Bahasa Arab, tulisan Latin dan artinya serta Keutamaan Surah At-Tin.

Baca juga: Juz Amma Surat Al-Qadr 5 Ayat, Tulisan Arab, Latin, Arti & Keutamaan Bak Beribadah Selama 50 Tahun

Keutamaan Surat At Tin

Berikut ini keutamaan Surat At Tin dikutip dari laman Wikipedia.

1. Teguran keras mengenai manusia sebagai makhluk paling istimewa yang pernah diciptakan Allah melampaui segala makhluk namun berakhir tragis karena dicampakkan ke dalam keadaan paling menyedihkan jika tidak beriman dan enggan beramal saleh.

2. Penegasan bahwa tiada yang melebihi Keadilan Yang Maha Adil.

Surat At Tin

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bimillaahirrohmaanirrohiim

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

وَالتِّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِۙ

wat-tīni waz-zaitụn

1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,

وَطُوْرِ سِيْنِيْنَۙ

wa ṭụri sīnīn

2. demi gunung Sinai,

وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَمِيْنِۙ

wa hāżal-baladil-amīn

3. dan demi negeri (Mekah) yang aman ini.

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ

laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm

4. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,

ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سَافِلِيْنَۙ

ṡumma radadnāhu asfala sāfilīn

5. kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍۗ

illallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti fa lahum ajrun gairu mamnụn

6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ

fa mā yukażżibuka ba'du bid-dīn

7. Maka apa yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu?

اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ

a laisallāhu bi`aḥkamil-ḥākimīn

8. Bukankah Allah hakim yang paling adil?

SUBSCRIBE US

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved