Samakan Persepsi, OKU Induk Siap Jadi Tuan Rumah 14 Cabor Porprov Sumsel November 2021
selain diputuskan bahwa Porprov tetap digelar, maka ada 13 item yang menjadi aturan dan kewenangan Pemprov Sumsel dan Pemkab OKU Induk.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG--KONI Sumsel bersama Pemkab dan KONI Kabupaten OKU Induk menyamakan persepsi untuk menyukseskan Porprov OKU Raya yang akan digelar November 2021 mendatang.
Meski di tengah era Covid-19, Pemkab OKU Raya dan jajaran serta KONI OKU Induk, yang menjadi tuan rumah untuk 14 cabang olahraga siap menyukseskan ajang kompetisi olahraga tebesar di Sumsel.
Hal ini diungkapkan oleh Plt Bupati OKU Induk Edward Candra dan jajaran saat menerima kedatangan rombongan Ketua Umum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin yang didampingi oleh Wakil Bendahara, Junaidi, Wakil Sekum I Rizky Perdana pada kunjungan KONI Sumse di OKU Induk 25-26 Juli 2021.
Beberapa item yang masuk dalam anggaran Pemprov Sumsel dan KONI Sumsel total ada 13 item, sementara KONI OKU Induk juga bertanggungjawab untuk 13 item.
Jadi, total ada 14 cabor yang dipertandingkan di OKU Selatan, sebelumnya ada 12 cabor, kemudian ditambah lagi dua cabor yakni, E Sport dan HOKI, yang menjadi catatan adalah, untuk venue akan disiapkan oleh tuan rumah dalam hal ini adalah Pemkab OKU Induk.
Sementara itu, untuk peralatan pertandingan akan disediakan oleh Pemprov Sumsel.
Contohnya untuk bantuan cabor olahraga tenis meja bahwa, seluruh alat pertandingan ditanggung provinsi.
"Artinya seluruh alat yang dipertandingkan ditanggung pemprov Sumsel dan sementara ini ada 13 cabor yang disiapkan venua oleh kabupaten kota," ujar Ketua Umum KONI Sumsel dalam kunjungan kerja memantau kesiapan dan menyamakan persepsi pelaksanaan Porporv pada November 2021.
Selain itu, yang menjadi pembahasan adalah permintaan KONI OKU Induk untuk tambahan panitia lokal dari sebelum 100 panitia ditambah menjadi 120 panitia yang juga menjadi tanggungjawab Porprov Sumsel.
Hal ini dikatakan Ketua KONI OKU Induk, Drs H Supriyadi Jazid, yang mengatakan, terjawab sudah pertanyaan selama ini, jika Porprov pasti dilaksanakan. Ia mengatakan total ada 13 cabor minus hoki yang masih dalam pembahasan.
"13 masih dalam tanggungan penganggaran, sementara ada panitia daerah yang menjadi tanggungjawab Pemprov Sumsel yakni 100 orang, kami mohon kami minta ditambah menjadi 120 orang," ujarnya.
Sementara untuk E asport dan hoki, jika ada perintah dari pak Gubernur, maka dilaksanakan.
"Jadi tadi ada panitia induk inti dan lapangan dan lain sebagainya. Ada tanggungjawab untuk kabupaten kota seperti spanduk baliho, sementara honor untuk para medis ditanggung, namun ambulans menjadi tanggungjawab daerah. Khusus untuk konsumsi panitia besar mesti di-fit-kan betul. Berapa jumlah sehingga tak terjadi kesimpang siuran," jelasnya.
Terkait dengan hal ini, Kadispura OKU Hemni Rusdi mengatakan, pihaknya tetap komitmen."Kami siap kita melaksanakan, sebenarnya makin banyak cabor makin oke," ujarnya.
Adapun AM Hanafi Kepala BPKAD mengatakan, dengan adanya arahan dari Gubernur bahwa Porprov jadi dilaksanakan, maka pihaknya siap dengan dukungan anggaran."Kami siap dukung anggaran sebagian dari kegiatan berkoordinasi dispora dan koni agar Porprov ini sukses. Untuk anggaran memang kami siapkan dan ditentukan dalam paripura, Senin dan dua minggu kemudian, ada kepastian jika awal September kemudian ada pembahasan evaluasi Perda dan Perbaikan," jelasnya.
Ditambahkan Supriyadi, Sesuai dengan rencana anggaran, total anggaran Rp 4,1 miliar, sementara anggaran yang tersedia adalah Rp 2,5 miliar."Sehingga nanti akan dibahas di ABT sekitar 1,6 miliar termasuk untuk cabor tambahan yakni hoki dan e sport," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ketum-koni-sumse-hendri-zainuddin-memaparkan-kesiapan-porprov-sumsel-di-oku-induk.jpg)