Mensos Risma Marah Besar

Gegara Penerima Bansos Mengaku Hanya Terima Dua Bulan Bikin Mensos Risma Naik Pitam dan Marah Besar

Di tengah-tengah kondisi masyarakat yang serba canggung dan galau, masih saja ada yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Tayang:
Editor: Salman Rasyidin
Warta Kota/Dok. Humas Kemensos
ILUSTRASI --- Menteri Sosial Tri Rismaharini mengecek penyaluran bantuan kepada penerima manfaat di Purwakarta, Jumat (23/7/2021). 

SRIPOKU.COM—Di tengah-tengah kondisi masyarakat yang serba canggung dan galau, masih saja ada yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Pasalnya  dana bantuan social yang diperuntukan bagi masyarakat yang tengah kesulitan karena diberlakukan PPKM darurat, masih saja ada yang melakukan pemotongan.

Temuan ini yang membuat menteri Sosal jadi naik pitam dan marah besar.    

Seperti dilansir WARTAKOTALIVE.COM pengakuan Kastini (57), salah satu penerima bantuan sosial non tunai, yang hanya menerima bantuan sosial dua bulan yaitu pada Juli dan Agustus bikin Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini marah besar.

Sebab menurut Risma, pihak Kemensos telah mengucurkan dana program sembako untuk tiga bulan yakni Juli, Agustus dan September.

Masing-masing per bulannya senilai Rp 200 ribu dengan rincian Rp 165 ribu untuk 15 kg beras, Rp 26 ribu untuk telur dan Rp 9 ribu untuk tempe.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Kemarahan Risma yang memuncak itu terjadi saat dirinya blusukan ke penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Sabtu (24/7) seperti dilansir Tribunnews.com.

Mengutip Kompas.com  Risma yang didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan Kepala Dinas Sosial Tuban Eko Julianto langsung mempertanyakan kemana uang program sembako yang satu bulan belum dibagikan kepada warga.

“Ini baru dua bulan yang diberikan, yang satu bulan ke mana, mestinya dicairkan sekaligus,” ujar Risma seperti dilansir Tribunnews.com, Minggu (25/7/2021).

Risma pun mengancam akan membongkar kasus ini.

“Ini saya bongkar, kalau satu bulan penerima Rp 200 ribu per bulan, jika dikalikan 80 ribu KPM (keluarga penerima manfaat--red) berapa itu, berapa bunganya, ke mana uangnya. Saya kira lembaga hukum tahu ini,” kata Risma.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Pengakuan Kastini, Seorang Penerima Sembako di Tuban, Bikin Mensos Risma Marah Besar, https://wartakota.tribunnews.com/2021/07/25/pengakuan-kastini-seorang-penerima-sembako-di-tuban-bikin-mensos-risma-marah-besar

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved