Breaking News:

Berita Palembang

Melawan Iptu Jhony Palapa, Betis Kiri dan Kanan Buronan Tim Beguyur Bae Ini Ditembus Peluru

Langkah AD pun terpaksa dihentikan petugas opsnal ranmor pimpinan Kasubnit Opsnal Ranmor Iptu Jhony Iskandar,  ini lantaran melawan dan hendak kabur.

Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Andi Wijaya
Tim beguyur Ospnal Ranmor Polrestabes Palembang pimpinan Kasubnit Opsnal Ranmor Iptu Jhoni palapa, saat melumpuhkan tersangka curanmor tadi malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah menjadi buronan Tim Beguyur Bae Opsnal Ranmor Polrestabes, Palembang, akhirnya DPO (daftar pencarian orang) curanmor yakni AD (25) warga Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I,  Palembang, berhasil diringkus Rabu (21/7/2021), malam. 

Langkah AD pun terpaksa dihentikan petugas opsnal ranmor pimpinan Kasubnit Opsnal Ranmor Iptu Jhony Iskandar,  ini lantaran melawan dan hendak kabur.

Tembakan peringatan pun tak dihiraukannya setelah petugas menembak ke udara sebanyak 2 kali. Alhasil peluru petugas menancap di betis kaki kiri dan kanan AD. 

Setelah mendapatkan perawatan di RS Bari, Palembang, lantaran luka tembakan dialaminya, guna mempertanggung jawabkan ulahnya ia pun langsung digiring ke Polrestabes, Palembang. 

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, aksi pencurian dengan pemberatan yang dilakukan AD dan rekannya yakni AP (sudah ditangkap Polsek kemuning), terjadi pada, Rabu, (17/03/2021), sekitar pukul 20.25 di parkiran Alfamart depan DEXA tepatnya di Jalan Bambang Utoyo Kecamatan III, Palembang.

Berawal korban yakni Samsul (25)  pergi ke TKP (tempat kejadian perkara), dan memakirkan sepeda motor miliknya dalam keadaan terkunci stang kemudian datang pelaku AD dan AP menggunakan sepeda motor honda beat. 

Kemudian pelaku AD langsung turun dari sepeda motor sedangkan pelaku AP menunggu di atas sepeda motornya dan mengawasi situasi di lokasi kejadian setelah memastikan situasi dalam keadaan aman. 

Setelah situasi aman, pelaku AP merusak kunci kontak sepeda motor milik korban menggunakan kunci letter T yang sudah di persiapkan pelaku sebelumnya hingga kunci kontak sepeda motor milik korban rusak dan kedua pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban.

"Benar pelaku ini merupakan DPO kita yang telah lah kita incar. Satu rekannya pun sudah ditangkap oleh Buser Polsek Kemuning, " ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, didampingi Wakasat Reskrim Kompol Wahyu Maduransyah dan Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail, Kamis (22/7/2021). 

Lanjut Tri, saat keberadaan pelaku AD berhasil diendus dan sedang berada di kawasan Tuan Kentang.

"Saat itu pelaku kita ringkus. Namun disayangkan saat hendak ditangkap pelaku ini melawan. Terpaksa kita pun berikan tindakan tegas terukur kepada pelaku," tegasnya sambil mengatakan pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara di atas 5 tahun. 

Sedangkan, AD ketika ditemui di ruang piket reskrim hanya bisa menahan sakit. "Saat beraksi saya yang eksekusi motor korban ( tukang pemetikanya -red), sedangkan teman saya memantau situasi pak. Dari hasil penjualan motor saya gunakan untuk makan dan menutupi kebutuhan sehari-hari. Kami jual motor korban seharga Rp 2,5 juta. Uangnya bagi dua," ungkap AD sambil menahan sakit. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved