Es Tebu Dihargai 100 Kali Lipat

Berkah Jual Es Tebu Dihargai 100 Kali Lipat Lebih Tinggi, Pedagang pun Menangis Haru

Jualan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup akan berbeda hasilnya tatkala mencari keuntungan dengan keberkahan.

Tayang:
Editor: Salman Rasyidin
Tribunnews.com/TikTok/matpeciii
Video pria menawar dengan harga lebih tinggi kepada pedagang kecil, viral di media sosial. 

SRIPOKU.COM—Jualan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup akan berbeda hasilnya tatkala mencari keuntungan dengan keberkahan.  Tatkala berharap berkah, walau dijual dengan  harga standar, namanya rezeki dengan segala keberkahan, justru datangnya tak pernah diduga dari mana dan besarannya.

Seperti dilansir TRIBUNNEWS.COM ada video yang menampilkan seorang pria me­nawar satu gelas es tebu dengan harga lebih tinggi –bahkan 100 kali lipar kepa­da pedagang kecil yang menjadi viral di media sosial.

Kisah itu diunggah di akun TikTok @matpeciii, Sabtu (17/7/2021).

Video viral tersebut telah ditonton hingga 16,8 juta kali saat berita ini ditulis.

Dalam videonya, terdengar suara pria yang sedang membeli es tebu.

Saat membayar, pembeli itu justru menawar dengan harga yang lebih tinggi.

Pedagang itu pun langsung menangis setelah menerima uang ratusan ribu ru­piah tersebut.

Berikut keterangan dalam video itu:

"Tutorial cara nawar harga ke pedagang kecil saat PPKM ala Mat Peci.

Dari pagi sampai sore baru terjual empat gelas.

Pas Mat Peci tengok ke belakang, ibunya lagi nangis," tulis pengunggah.

Video pria menawar dengan harga lebih tinggi kepada pedagang kecil, viral di media sosial.
Video pria menawar dengan harga lebih tinggi kepada pedagang kecil, viral di media sosial. (Tribunnews.com/TikTok/matpeciii)

Konfirmasi Tribunnews

Kisah itu diunggah oleh Hilman Firmansyah (44) asal Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Pria yang akrab dipanggil Mat Peci ini membeli es tebu tersebut bersama kedua istrinya.

Mereka mendatangi pedagang es tebu itu di Kotabaru pada Sabtu (17/7/2021).

Ia menyampaikan, satu gelas es tebu yang dibelinya seharga Rp 5.000.

Namun, dirinya sengaja menawar dan membayar Rp 500 ribu untuk satu gelas.

Video pria menawar dengan harga lebih tinggi kepada pedagang kecil, viral di media sosial.
Video pria menawar dengan harga lebih tinggi kepada pedagang kecil, viral di media sosial. (Tribunnews.com/TikTok/matpeciii)

Saat pergi bersama istri, Mat Peci melihat pedagang yang menjual es tebu tersebut.

Menurutnya, pedagang itu termenung di bawah pohon saat menunggu pembeli datang.

"Saat sedang di jalan pakai mobil bareng kedua istri saya, kebetulan saya haus dan mencari pedagang minuman," ujarnya saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (18/7/2021).

"Di pinggir jalan melihat ibu-ibu lagi duduk seperti termenung lagi jualan es tebu pakai gerobak."

"Raut wajah ibunya seperti berharap ada pembeli yang datang," ungkapnya.

Video pria menawar dengan harga lebih tinggi kepada pedagang kecil, viral di media sosial.
Video pria menawar dengan harga lebih tinggi kepada pedagang kecil, viral di media sosial. (Tribunnews.com/TikTok/matpeciii)

Mat Peci dan kedua istrinya lalu berencana untuk membayar es tebu yang dibeli dengan harga lebih tinggi.

Ketiganya ingin memberi uang sekaligus menghargai pedagang kecil tersebut.

"Aku dan kedua istri berdiskusi bagaimana caranya kita memberi, tapi secara terhormat dan menghargai ibu penjualnya."

"Akhirnya diputuskan kita beli minumannya, tapi kita menawar ke harga yang lebih tinggi," beber dia.

Ia menambahkan, es tebu yang dijual pedagang itu belum banyak yang terjual.

"Saat didatangi, aku tanya sudah laku berapa sampai sore ini, ibu itu menjawab baru terjual empat gelas," tambahnya.

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul VIRAL Video Pria Menawar Es Tebu dengan Harga Lebih Tinggi, Pedagang Menangis setelah Diberi Uang, https://www.tribunnews.com/regional/2021/07/18/viral-video-pria-menawar-es-tebu-dengan-harga-lebih-tinggi-pedagang-menangis-setelah-diberi-uang?page=all

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved