Breaking News:

Epidemiolog : Provinsi Sumsel Tetap Harus Waspada, Ada Empat Daerah Masuk Kategori Level 4 PPKM

Penetapan dalam kategori wilayah level 3 PPKM, jangan membuat Provinsi Sumsel lengah.Karena ada 4 daerah di Sumsel kategori level 4 PPKM

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/jati
Dr. Iche Andriyani Liberty 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Provinsi Sumsel ditetapkan oleh Pemerintah pusat masuk dalam kategori wilayah yang masuk dalam  Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. 

Indikator Level 3 memiliki arti, ada 50-150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 10-30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 2-5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Epidemiologi Universitas Sriwijaya (Unsri), Dr.Iche Andriyani Liberty SKM M.Kes mengungkapkan Provinsi Sumsel harus tetap waspada dan jangan terlena dengan penetapan level 3 krisis Covid-19. 

Berdasarkan data Kementrian Kesehatan, dari 17 Kabupaten/kota di Bumi Sriwijaya ada empat daerah yang situasi asesmennya masuk kategori level 4, atau ada lebih dari 150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Adapun keempat daerah yang masuk kategori krisis Covid-19 level 4 yakni Musi Rawas,  Prabumulih,  Lubuklinggau dan Kota Palembang.

Ogan Ilir dan Empat Lawang masuk kategori level 2 atau ada 20-50 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 5-10 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 1-2 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut. Sementara 11 daerah lainnya masuk level 3.

"Secara umum Sumsel level 3, tetapi kita jangan terlena. Sudah ada empat daerah kita masuk kategori level 4," katanya,  Rabu (21/7/2021).

Dijelaskannya, sesuai arahan Kemendagri Sumsel masuk dalam perpanjangan PPKM level 3 dan tidak masuk dalam kriteria PPKM Darurat atau level 4. Berdasarkan Asesmen Covid-19 per 20 Juli, tingkat Provinsi memang masuk dalam level 3.

Level situasi tersebut dilihat dari transisi komunitas dan kapasitas respon. Secara keseluruhan level situasi Sumsel berada di level 3 dengan transmisi komunitas tingkat 3 dan kapasitas terbatas. 

Iche menyebut, penilaian Sumsel masuk dalam kategori level 3 PPKM sudah sangat tepat. Karena beradasarkan asesmen dari Kemenkes meliputi transisi komunitas, kasus konfimasi per 100 ribu penduduk per minggu,  kasus kematian dan rawat inap level provinsi masih masuk level 3.

"Sumsel sudah tepat level 3, karena hal itu dilihat oleh Kemenkes dari berbagai indikator. Dimana kita berada di level 3," jelas Iche. 

Dengan masih adanya empat daerah di Sumsel masuk dalam kategori asesmen level 4, Iche mengimbau kepada seluruh daerah harus terus berupaya untuk memperbaiki level Sumsel. Jangan sampai provinsi Sumsel masuk dalam kategori level 4 atau PPKM Darurat. 

"Nah yang harus dikejar lagi itu testing, tracing dan treatmentnya. Karena tu yang menjadi dasar level asesmen Kemenkes," ungkap Iche. (Oca) 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved