Breaking News:

Berita Palembang

Dinas Perdagangan Sebut yang Langka di Sumsel Itu Tabungnya bukan Oksigen, Kini Sudah ke Pertamina

"Memang banyak tidak ada tabung saat ini alias kosong, tapi kalau oksigennya banyak. Kedepannya kita akan mengadakan tabung subsidi,"

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/arif
Wakil Direktur CV Delapan Pilar Agung, Pranata, saat memeriksa tabung oksigen yang ada. 

Penulis: Arief

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meningkatnya Covid-19 di Palembang dan sejumlah kabupaten kota di Sumsel membuat kebutuhan pasokan oksigen hampir dipastikan ikut meningkat.

Untuk memastikan itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Sumsel Ahmad Rizali bersama jajaran meninjau ketersediaan oxsigen di CV Delapan Pilar Agung Jalan Sultan Mansyur, Lr Famili, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan IB II Palembang, Sabtu (17/7/2021).

Dalam peninjauan tersebut, Rizali mengatakan, jika distributor oksigen itu selama ini hanya menyuplai ke pribadi dan bukan diperuntukan ke rumah sakit.

"Mereka distributor oksigen 6 kubik dengan harga Rp 1,5 juta, dimana didistribusikan ke pribadi dan perusahan bukan lembaga," katanya.

Sedangkan oksigen yang didistribusikan ke sejumlah rumah sakit dan lembaga lainnya, ia memastikan masih akan dipasok oleh pihak Samator, Ligasin di Indralaya, dan Lingga.

Jangan Panik Jika Saturasi Oksigen Menurun Saat Isolasi Mandiri, Lakukan 6 Cara Alami Agar Tak Fatal

"Jadi sampai sekarang, harga oksigen masih harga lama, tidak ada kenaikan harga masih normal, karena barang ada dan tersedia.

Jadi, kesimpulannya tidak ada kelangkaan baik oksigen untuk pribadi maupun untuk rumah sakit-rumah sakit, aman," tegasnya.

Disisi lain, dalam mengantisipasi kebutuhan masyarakat akan oksigen, khususnya tabung oksigen untuk pribadi (1kb), saat ini bisa dibilang langka, pihaknya dalam waktu dekat akan mendatangkan sekitar 200 ribu tabung oksigen bersubsidi.

"Memang banyak tidak ada tabung saat ini alias kosong, tapi kalau oksigennya banyak. Kedepannya kita akan mengadakan tabung subsidi, dan saat ini dalam proses sekitar 200 ribuan tabung," jelasnya.

Ditambahkannya, tabung-tabung itu didatangkan dari PT Pertamina di Jakarta, yang berupa ukuran kecil- kecil (ukuran 1 kb) yang selama ini digunakan untuk tabung gas.

"Iya, tabung gas warna pink atau biru, bisa juga hijau. Kalau soal aman, pasti amanlah, kan produknya juga sudah biasa digunakan PT Pertamina selama ini," tandasnya.

Sementara Wakil Direktur CV Delapan Pilar Agung Pranata mengungkapkan, jika selama ini pihaknya hanya menyuplai oksigen untuk kebutuhan pribadi dan sejumlah perusahaan.

RSUD Muaradua Rujuk Empat Pasien ke Kabupaten Tetangga, Dampak dari Tingginya Konsumsi Oksigen

"Setiap hari kita rata- rata hanya menyalurkan sekitar 10 tabung saja (60 kb), ke pribadi dan perusahaan. Dimana stok oksigen kita dapat dari pihak Samator," pungkas Pranata.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved