5 Anggota Paskhas TNI AU Sempat Pukul Mundur 20 Pria Mabuk Kabur, Tapi Balik Lagi dan Kesetanan
Kronologi dan fakta bentrok anggota Pakhas TNI AU dengan 20 pria mabuk warga Papua di Run Way Bandara Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Setidaknya satu warga tewas terpanggang dalam amukan massa dan 20 pria mabuk yang sempat bersitegang dan 5 anggota Paskhas TNI AU di Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai, Papua.
Kejadian yang berlangsung Kamis (15/7/2021) hingga Jumat (16/7/2021) itu menelan 3 korban.
Yakni, Korban dari masyarakat Papua adalah warga pendatang Hendrik Simatupang, yang tewas terpanggang ketika kios miliknya dikabar 20 pria mabuk dan massa yang terprovokasi.
Sementara dalam bentrokan ini, 2 personel Paskhas TNI AU mengalami luka serius.
Pemicu amuk massa yang membakar rumah warga dan sejumlah fasilitas karena tersinggung, dan ditenggarai oleh ketersinggungan 20 pria mabuk di Bandara di kawasan Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai.
Bermula dari kedatangan 20 pria yang merupakan warga di sekitar Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai, yang kemudian menggelar pesta miras di Bandara di Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai tersebut.
Maka kemudian ditegur oleh 5 anggota Paskhas TNI AU yang sedang bertugas. Hal inilah yang memicu aksi pengeroyokan, pembakaran dan penjarahan terhadapi sejumlah rumah dan kios dagangan warga sekitar.
Berikut Kronologi Bentrokan
Kamis (15/7/2021)
Pukul 16.00 WIT
Sekelompok pemuda atau tepatnya pria dewasa berjumlah 20 orang, mendatangai Bandara di Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai dan menggelar pesta miras.
Pukul 17.08 WIT
Lalu, pada pukul 17.08 WIT pos Satgas Paskhas Pos Moanemani mendapat laporan dari masyarakat bahwa, adanya sekelompok orang yang tengah mabuk miras di Runway Bandara Moanemani.
Pukul 17.25 WIT
Mendapatkan laporan ini, 5 anggota Paskhas TNI AU kemudian menegus para pelaku agar keluar dari run way dan diminta untuk tidak pesta miras.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bentrok-20-pria-mabuk-miras-serang-4-anggota-paskhas-tni-au-di-papua.jpg)