Berita Muba Babel United
Dukung Program Pemerintah Pemain Muba Babel United Suntik Vaksin, Manajemen: Tetap Ingatkan Prokes
Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Muba, pemain dan staff Muba Babel United menjalani vaksinasi tahap pertama di Sekayu.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG ---- Manajemen Muba Babel United (MBU) dalam waktu dekat akan segera meliburkan skuadnya seiring masih belum pastinya pelaksanaan kompetisi Liga 2 Indonesia 2021.
Meski dalam surat terakhir yang dikirimkan oleh PT LIB selaku operator kompetisi menyebut bahwa pelaksanaan Liga 2 Indonesia akan digelar awal September mendatang, namun sejauh ini belum dapat dipastikan dan masih menunggu kondisi terakhir penyebaran Covid-19 di tanah air.
Terkait hal itu, manajemen MBU pun sudah ambil ancang-ancang dengan melakukan vaksinasi bagi seluruh punggawa Laskar Ranggonang akhir pekan lalu.
Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Muba, Bobby Satria dkk menjalani vaksinasi tahap pertama di Sekayu.
Manajer MBU, Achmad Haris menyebut pihaknya memang mendapat dukungan penuh dari Pemkab Muba terkait program vaksin ini guna memutus rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah virus Corona.
"Vaksinasi Covid-19 memang tidak membuat kita 100 persen kebal dari Covid-19."
"Tapi, vaksinasi Covid-19 akan mengurangi dampak yang ditimbulkan jika kita tertular Covid-19, jadi baik pemain pemain, pelatih ataupun official kita libatkan semua dalam program ini," ungkap Haris, Senin (12/7/2021).
Meskipun telah divaksin, Haris yang juga Staf Khusus Bupati Musibanyuasin Bidang Pemuda dan Olahraga menegaskan bahwa manajemen MBU tetap terus mengingatkan seluruh anggota rim untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes), yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.
"Kemarin ada beberapa pemain yang tidak ikut dalam vaksin ini seperti Suhandi, Syukron yang sudah terlebih dulu mengikutinya karena mereka merupakan anggota TNI-POLRI," tambahnya.
Program vaksin ini sendiri juga dirasa sangat penting bagi manajemen MBU mengingat di era PPKM Darurat yang tengah berlangsung saat ini, hal tersebut merupakan salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi jika ingin melajukan perjalanan udara atau darat.
"Beberapa pemain saat libur nanti ada yang akan pulang menggunakan pesawat, tentu sesuai aturan yang baru diterapkan wajib melampirkan keterangan vaksin," tambahnya.
Haris yang mantan Sekretaris Tim Sriwijaya FC sendiri menyebut pihaknya saat ini terus menunggu kepastian kick off yang pasti dari PSSI maupun operator kompetisi.
"Sekali lagi klub sangat membutuhkan kepastian, jangan sampai terus diundur seperti saat ini."
"Kita mengerti dan mendukung pemerintah dalam pengendalian penyebaran virus Corona, tetapi tentu harus ada solusi terbaik, karena bagaimanapun argo operasional terus berjalan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pemain-muba-babel-united-divaksin.jpg)