Praka Izroi Gajah, Paspampres yang Dibentak-Didorong Tetap Sabar, Tugasnya Kawal Wapres Ma'ruf Amin

Sopan santun tetap dan patuhnya saat diamankan oleh petugas PPKM membuat netizen kagum.

Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
capture/instagram
Anggota Paspampres Praka Izroi Gajah 

SRIPOKU.COM - Sosok Praka Izroi, Anggota Paspampres yang dicegat di Posko PPKM menjadi viral di media sosial.

Sopan santun tetap dan patuhnya saat diamankan oleh petugas PPKM membuat netizen kagum.

Praka Izroi bahkan tak melawan sama sekali dan mengakui kalu dirinya bersalah.

"Saya salah bang, izin bang saya salah bang," ucap Praka Izroi berkali-kali kepada anggota polisi berpakaian preman tersebut sembari menundukkan kepala sebagai bentuk permintaan maaf atas kesalahannya.

Lantas siapa Praka Izroi? berikut ulasannya.

Dari Informasi yang dihimpun Tribun-Medan.com, Praka Izroi Gajah berasal dari daerah Manduamas, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Praka Izroi Gajah ini bertugas mendampingi dan jadi pengaman untuk melindungi Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Usai menjadi viral, 50 anggota Paspampres kemudian bergerak cari Polisi arogan yang dinilai melecehkan Praka Izroi.

Praka Izroi sosok yang rama dan membaur dengan para anggota Paspampres.

Baca juga: MENYINGGUNG Institusi Negara, Danpaspampres Pastikan Oknum Polisi Diberi Sanksi: Tak Paham Aturan

Diketahui, Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres adalah satuan pelaksana di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Personil Paspampres berasal dari prajurit pilihan seperti: (Kopassus, (Raider), Kostrad, Marinir, Yontaifib, Denjaka, Kopaska dan Kopaskhas, Den Bravo 90),

yang setiap prajurit atau anggotanya dipilih dari yang terbaik dari segi fisik, mental, inteligensi, postur, dll untuk bertugas menjaga keamanan Presiden Republik Indonesia beserta keluarga.

Paspampres lahir spontan bersama dengan Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sama halnya dengan kelahiran TNI dan Polri. Ketika kemerdekaan Republik Indonesia diproklamasikan, terlihat adanya para pemuda pejuang yang berperan mengamankan Presiden.

Para pemuda yang berasal dari kesatuan Tokomu Kosakutai berperan sebagai pengawal pribadi, dan para pemuda eks PETA (Pembela Tanah Air) berperan sebagai pengawal Istana.

Sebelumnya, Sejumlah prajurit TNI yang terlibat dalam PPKM Darurat turut menghampiri Praka Izroi yang sedang diperiksa petugas kepolisian tersebut.

Praka Izroi dipriksa saat ia ingin berangak apel pagi.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved