Berita KONI Sumsel

Terima Audiensi KONI Sumsel, DPRD Sumsel Kaget Dengar Anggaran Jelang PON 2021 di Papua: Saya Miris

omisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel mengaku kaget dengan anggaran yang diterima Komite Olahraga Nasional (KONI) Sumsel yang hanya Rp1

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: RM. Resha A.U
HUMAS KONI SUMSEL
Ketua Umum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin SAg SH beraudiensi dengan Komisi V DPRD Sumsel, Rabu (7/7/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel mengaku kaget dengan anggaran yang diterima Komite Olahraga Nasional (KONI) Sumsel yang hanya Rp12,5 miliar. 

Apalagi saat ini KONI Sumsel sedang menghadapi ajang besar membawa nama baik Sumsel di Kancah Nasional yakni multi event bergengsi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX 2021 di Papua pada 2 hingga 15 Oktober 2021 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua  Komisi V DPRD Sumsel Susanto Ajis, didampingi Wakil Komisi V DPRD Mgs H Syaiful Fadli ST MM dan jajaran saat menerima audiensi KONI Sumsel di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumsel, Rabu (7/7/2021).

Audiensi tersebut merespon Surat Rekomendasi Dispora Sumsel yang juga rekomendasi dari Komisi V DPRD Sumsel beberapa waktu lalu yang menginginkan konsentrasi pembinaan prestasi dan perampingan kepengurusan.

"Karena menurut saya semua harus berimbang, jadi catatan penting harus duduk satu meja nanti dengan Dispora. Paling tidak, kita sudah melihat titik terangnya," ujar Susanto Ajis.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Syaiful Fadli mengatakan adanya kehadiran KONI Sumsel malah miris dengan kondisi anggaran. Apalagi dibandingkan dengan harapan prestasi di PON Papua.

"Saya miris malah, kalau disebelumnya anggaran Rp40 miliar peringkat 21, hari ini kita mau peningkatan prestasi hanya Rp12,5 miliar," urainya.

Baca juga: Komisi V DPRD Sumsel Siap Fasilitasi KONI Sumsel - Dispora: Kesempatan Desak Pemprov

Sementara itu dikatakan Ketua Umum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin SAg SH bahwa audiensi dengan DPRD Sumsel ini sekaligus menjadi ajang silaturahim dan penajaman visi, misi dan tujuan KONI Sumsel dalam rangka pembinaan prestasi olahraga di Sumsel.

"Dan kami sangat apresiasi surat dari Dispora Sumsel sebagai rekomendasi dari DPRD Sumsel. Kami berharap informasi bisa berimbang, baik dari Dispora dan juga kondisi di KONI Sumsel," ujar mantan senator DPD RI. 

Senada dengan itu Sekretaris Umum KONI Sumsel Ir Suparman Romans mencoba mengklarifikasi dua poin surat Dispora tentang fokus dengan pembinaan prestasi dan perampingan.

Terkait fokus pembinaan prestasi, menurutnya semua pembinaan telah dilakukan secara maksimal. Bahkan tak sedikit pun KONI Sumsel mencoba mengambil hak-hak atlet.

"Bahkan, di tahun 2020 pengurus harus mengorbankan tak menerima honor hingga tiga bulan karena kondisi anggaran," tegasnya.

Lebih lanjut Staf Khusus Walikota Palembang Bidang Generasi Muda ini menambahkan bahwa terkait komposisi pengurus menurutnya sejak pelantikan sudah dilakukan PAW hingga dua kali.

Jika yang dikeluhkan tentang anggaran jebol karena banyaknya pengurus, anggaran tetap sama Rp4 miliar sama seperti sebelumnya dan tak pernah mengganggu anggaran pembinaan atlet.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved