Virus Corona di Sumsel

WARNING Sumsel Waspada Lonjakan Virus DELTA, Berikut Data 26 Rumah Sakit Terancam Overload

Bahkan sudah ada satu rumah sakit yang sudah mencapai BOR 100 persen yakni RS AR Bunda Lubuklinggau.

Tayang:
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Hendra Kusuma
Istimewa/kompas.com
Ilustrasi varian baru Virus Delta, WARNING Sumsel Waspada Lonjakan Virus DELTA, Berikut Data 26 Rumah Sakit Terancam Overload 

WARNING Sumsel Waspada Lonjakan VARIAN DELTA, 26 Rumah Sakit Terancam Overload

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Provinsi Sumsel Waspada Lonjakan Virus Detla, Sebab, sejak dinyatakan masuk ke Sumsel pada awal Mei 2021 lalu, lonjakan kasus Covid-19 di Sumsel terbilang tajam.

Indikasi tingginya kasus Covid-19 yang diduga disebabkan varian baru dari India yakni Virus Detla atau B.1.6.1.7 dapat dilihat dari tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah rumah sakit di Palembang.

Bahkan di beberapa kabupaten kota seperti Musi Rawas, Lubuklinggau juga mengalami lonjakan tinggi dan sudah mencapai 80 hingga 100 persen.

Indikator ini, sudah cukup bagi untuk Warning Sumsel Waspada Virus Delta.

Sebab serangan Virus Delta ini dikabarkan sangat cepat dari virus Corona asal Wuhan.

Sementara itu kabar tentang tingkat keterisian RS di Sumsel cukup tinggi, sehingga Dinkes Sumsel pun mulai mewanti-wanti semua rumah sakit untuk menambah BOR atau tempat tidur dan merawat pasien Covid-19 alami peningkatan yang cukup signifikan, Selasa (29/6/2021).

Sejauh ini berdasarkan data ada 26 Rumah Sakit Terancam Overload atau kelebihan kapasitas tempat tidur, jika tidak melakukan antisipasi dengan cepat.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Berikut ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel 28 Juni 2021, tingkat keterisian keseluruhan RS di Palembang mencapai 60 persen.

1. RS RK Charitas

Berdasarkan data yang didapatkan Sripoku.com, tingkat BOR paling tinggi ditempati oleh RS RK Charitas Palembang dengan tingkat keterisian 83 persen.

Sebab, dari total 4 tempat tidur ICU Covid-19 semuanya terisi, 105 tempat tidur isolasi terisi 86 kamar.

Hal ini dikatakan oleh Humas RS RK Charitas Palembang, Kresna Tuti Vaksin bahwa, sejak beberapa hari terakhir peningkatan keterisian tempat tidur Covid-19 di rumah sakit ternama ini alami lonjakan signifikan.

Bahkan, terhitung, 28 Juni keterisian BOR mencapai 80 kamar atau sekitar 71,05 persen.

"Untuk di RS kita memang ada peningkatan, BOR nya mencapai 71,05 persen," ujarnya.

2. RS Bunda Palembang

Selanjutnya di urutan kedua, ada Rumah Sakit Bunda Palembang dengan BOR atau tempat tidurnya mencapai 83 persen.

Sebab, dari Dari total 42 tempat tidur isolasi terisi 35 kamar. Hal ini menunjukkan lonjakan kasus yang cukup tinggi.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

3. RS Umum Ar Rasyid Palembang

Kemudian di posisi ketiga ditempati RS Umum Ar Rasyid Palembang dengan keterisian tempat tidur 79 persen.

Sebab, dari 14 tempat tidur isolasi mandiri terisi 11 kamar.

4. RS Siti Khadijah Palembang

Hal serupa juga terjadi di RS Siti Khadijah Palembang.

Hal ini katakan oleh Staf Humas RS Siti Khadijah Palembang, Maswati yang mengaku bahwa, di RS mereka juga alami peningkatan BOR.

Untuk jumlah tempat tidur untuk pasien Covid-19 tersedia 66 kamar termasuk ICU Covid-19. Dari total kamar, yang terisi mencapai 42 kamar.

"Pasien yang dirawat bervariasi asalnya. Ada yang dari Palembang ada juga dari luar daerah," ungkapnya.

5. RS AR Bunda Lubuklinggau

Lalu, ada RS AR Bunda Lubuklinggau yang mencapai BOR 100 persen yakni RS AR Bunda Lubuklinggau. Hal ini diungkapkan oleh Dinkes Sumsel.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

6. RS Siloam Silampari

7. RSUD Dr Sobirin Musi Rawas

8 dan RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau.

Rumah sakit yang angkanya diatas 80 persen, yakni RS Siloam Silampari, RSUD Dr Sobirin Musi Rawas dan RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau.

9. Total ada 18 rumah sakit yang keterisiannya mencapai 60-80 persen dimana semuanya berada di Palembang.

Total Jumlah Kasus 28.376

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan, saat ini ada penambahan 199 kasus positif sehingga secara total jumlahnya mencapai 28.376 kasus.

Jumlah ini, seiring dengan penambahan angka kesembuhan yang tercatat 253 kasus dengan total saat ini mencapai 25.433 kasus.

Sementara jumlah angka kematian bertambah 10 orang sehingga totalnya mencapai 1.432 orang.

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Dengan penambahan jumlah kasus Covid-19 ini membuat Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan me-warning kepada seluruh satgas dan juga pemerintah kabupaten kota untuk terus melakukan upaya intensif dalam penanganan Covid-19 di Sumsel.

“Masyarakat harus hati-hati dan benar-benar terapkan prokes. Kami sudah mewarning untuk seluruh daerah,” jelas Lesty.

Menurutnya, dengan jumlah Covid-19 yang terus bertambah ini membuat jumlah keterisian tempat tidur di sejumlah rumah sakit mengalami peningkatan.

Bahkan sudah ada satu rumah sakit yang sudah mencapai BOR 100 persen yakni RS AR Bunda Lubuklinggau.

Sementara ada 3 rumah sakit yang angkanya diatas 80 persen, yakni RS Siloam Silampari, RSUD Dr Sobirin Musi Rawas dan RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau.

Selain itu juga, ada 18 rumah sakit yang keterisiannya mencapai 60-80 persen dimana semuanya berada di Palembang.

"Ada rumah sakit di Sumsel yang tingkat keterisiannya sudah 100 persen, ini yang kita upayakan jalan keluarnya."

"Yang jelas, dalam waktu dekat kita akan kembali menambah tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jakabaring,” tuturnya.

ilustrasi
Update 30 Juni 2021. (https://covid19.go.id/)
Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved