Breaking News:

Airlangga Hartarto

Kelas Menengah Kunci Dalam Mencapai Visi Indonesia Maju, Mendukung Pembangunan Negara di Masa Depan

Kelas menengah akan menjadi salah satu kunci dalam mencapai visi tersebut, terutama dalam mendukung pembangunan negara ini di masa depan.

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Staf Menko Perekonomian
Menko Bidang Perekonomian Dr Ir H Airlangga Hartarto MMT MBA dalam event Peluncuran Laporan Bank Dunia (World Bank) “Pathways to Middle-Class Jobs in Indonesia” secara virtual, di Jakarta, Rabu (30/6/2021). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Dalam rangka meraih visi “Indonesia Maju 2045”, Pemerintah Indonesia melakukannya dengan 4 (empat) pilar, yaitu: (1) Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, (2) Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, (3) Pemerataan Pembangunan, serta (4) Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Kepemerintahan.

Kelas menengah akan menjadi salah satu kunci dalam mencapai visi tersebut, terutama dalam mendukung pembangunan negara ini di masa depan.

Airlangga Hartarto: Forum ASEAN dan Rusia Dukung Stabilitas Ekonomi Kawasan

Airlangga Hartarto Minta Kader Partai Golkar Ikut Berpartisipasi Tanggulangi Covid-19

Maka itu, penciptaan lapangan kerja khususnya untuk kelas menengah menjadi isu penting.

Pasalnya, penduduk kelas menengah dan berusia produktif yang akan menjadi tulang punggung bagi perekonomian Indonesia ke depannya.

Produktivitas angkatan kerja, baik dari kelas menengah maupun bukan, disadari Pemerintah Indonesia menjadi kunci supaya negara ini memiliki daya saing tinggi di kancah perekonomian global.

Hal ini diawali dengan peluncuran program Making Indonesia 4.0 di 2018 lalu.

Airlangga: Pemerintah Berupaya Mempercepat Kemajuan Pembangunan dan Peningkatan Energi Terbarukan

Salah satu yang menjadi titik berat dalam program itu adalah proses digitalisasi pada segala lini bisnis dan ekonomi.

Nilai ekonomi digital di Indonesia meningkat sebesar 11 persen dari US$40 miliar di 2019 menjadi US$44 miliar di 2020.

Ini berpotensi naik lagi menjadi US$124 miliar di 2025.

Jumlah tersebut diproyeksikan akan menjadi yang tertinggi se-Asia Tenggara.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved