Istri Ateng Bandar Narkoba di Tangga Buntung Palembang Jalani Sidang Perdana, JPU Jerat Dua Pasal

Istri seorang bandar narkoba di Tangga Buntung menjalani sidang perdana. Dimana, JPU menjerat terdakwa dengan dua pasal sekaligus.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/chairul nisyah
Terdakwa Hijriah Agustina alias Ria, jalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (30/6/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hijriah Agustina alias Ria (33), terdakwa kasus narkotika yang ditangkap saat penggerebekan kampung narkoba di Tangga Buntung beberapa waktu yang lalu, kini jalani sidang perdana.

Sidang digelar secara virtual diketuai hakim Haru Yulianto SH MH di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (30/6/2021).

Terdakwa Ria didakwa oleh JPU Kejari Palembang, Indah Kumala Dewi SH MH, dengan ketentuan Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pada persidangan awal, terdakwa tidak mengajukan eksepsi atau pembelaan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadapnya. 

Update Penggerebakan Kampung Narkoba di Kawasan Tangga Buntung Palembang, Ateng Cs Segera Disidang

"Karena terdakwa tidak mengajukan eksepsi, maka sidang selanjutnya akan langsung beragendakan pembuktian (keterangan saksi) dihadapan majelis hakim," ujar JPU Kejari Palembang, saat dikonfirmasi awak media

Diketahui, Hijriah Agustina alias Ria merupakan istri Ahmad Fauzi alias Ateng, bandar sabu di kawasan Tangga Buntung, yang berapa waktu lalu sempat kabur namun saat ini berhasil ditangkap.

Ria diamankan saat aparat gabungan melakukan penggerebekan besar-besaran di kampung narkoba kawasan Tangga Buntung dan Kecamatan Gandus, Palembang beberapa waktu lalu. 

JPU mengatakan pihaknya berencana akan menghadirkan petugas kepolisian yang melakukan penggerebekan sebagai saksi pertama pada sidang selanjutnya. 

"Sedangkan untuk sidang terdakwa lainnya, saat ini belum dilakukan sidang dikarenakan berkas perkaranya  terpisah," ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan Res Narkotika Polrestabes Palembang bersama Polairud dan Brimob Polda Sumsel melakukan operasi penggrebekan di kampung narkoba kawasan Tangga Buntung dan Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Minggu (11/4/2021).

Enam Hari Pasca Disebut Sebagai Kampung Narkoba di Muratara, Status Desa Surulangun Sudah Berubah

Lokasi penggerebekan berada di tiga tempat yakni Lorong Manggis, Lorong Cek Latah dan Lorong Gayam. 

Dari penggerebekan itu, 65 warga terdiri dari 59 laki laki dan 6 perempuan termasuk HJ berhasil diamankan.

Polisi juga mengamankan barang bukti meliputi sabu 1,5 kg, 8 buah senjata tajam, 42 petasan, 41 bong, 1 botol cuka para, 5 timbangan digital, 2 HT, 33 Handphone, 1 unit decorder CCTV, 73 korek api, 109 buah pirek dan 2 unit mobil CRV.

Sabu 1,5 kg tersebut berhasil diamankan dari rumah seorang bandar bernama Ateng yang merupakan suami Ria. 

Namun saat penggerebekan, Ateng berhasil melarikan diri. 

Sayangnya pelarian itu tak berlangsung lama sebab Ateng berhasil diamankan di tempat persembunyian di sebuah gubuk yang ada di kebun kopi Bukit Sarang Elang Desa Tanjung Sari Martapura OKU Selatan.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved