Walikota Lubuklinggau Gabung PKB

Golkar Sumsel Sebut Nanan Tak Beretika, Walikota Lubuklinggau ke PKB : Dia Sudah Nikmati Madunya

Bicara etika ini sikap politik dia tidak benar. Semestinya bicara baik-baik karena sudah menikmati madunya. Layaknya permisi

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
DOK. PKB SUMSEL
Walikota Lubuklinggau Drs. H. SN Prana Putra Sohe, M.M (kanan), Ketua DPW PKB Sumsel Drs Ramlan Holdan usai menerima KTA PKB di rumah dinas, Widya Candra, Jakarta, Selasa (22/6/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Sumsel, Ir Herpanto, menyayangkan sikap Walikota Lubuklinggau 2 periode Drs. H. SN Prana Putra Sohe, M.M resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia menilai langkah pak wali kurang beretika.

Menurut mantan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumsel ini, Walikota Lubuklinggau ini dua kali pencalonanannya diusung Partai Golkar (2013-2018, 2018-2023).

"Bicara etika ini sikap politik dia tidak benar. Semestinya bicara baik-baik karena sudah menikmati madunya. Layaknya permisi," ungkap Herpanto kepada Sripoku.com, Selasa (22/6/2021).

Tapi memang kata Herpanto, kalau secara person itu haknya dia. Namun ini akan menjadi salah satu pertimbangan Partai Golkar ke depannya untuk lebih selektif kepada Calon Kepala Daerah yang memang membesarkan partai.

"Sebenarnya mereka punya fakta integritas. Seharusnya dia bicara dengan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sumsel (Dodi Reza Alex). Atau paling tidak berkirim surat. Jangan hanya pas butuh untuk kendaraan mencalonkan diri, kepentingan sesaat saja berduyun-duyun," kata Herpanto.

Padahal setahu Herpanto hubungan antara Walikota yang akrab disapa Nanan Sohe ini cukup baik. Namun disayangkan di ujung ini mengambil sikap politik kurang beretika.

"Kita tidak ada informasi kalau dia mau ke partai lain. Kita tidak tahu rencana politiknya ke depan. Yang jelas itu tidak benar," tegasnya.

Alasan Teman 

Walikota Lubuklinggau Drs. H. SN Prana Putra Sohe, M.M resmi berlabuh ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Selasa (22/6/2021).

Pria yang akrab disapa Nanan itu resmi diperkenalkan sebagai kader PKB saat menerima KTA dan mengenakan jas PKB di kediaman rumah dinas Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Jakarta.

Lantas apa yang membuat Nanan memilih PKB sebagai perahu politiknya.

Dihubungi Sripoku.com, pak wali menjelaskan, dirinya terpikat gabung ke PKB. Menurut dia, Ketum PKB Muhaimin Iskandar menjadi faktor X dirinya memilih PKB, karena pria yang kerap disapa cak Imin itu merupakan sahabat lamanya.

"Di rumah beliau di Wican Jakarta. Karena aku dulu. Beliau kawan lamo. Waktu kuliah dulu sama-sama dengan Saefullah Yusuf, dio, bergerak membuat Ikatan Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dulu kan waktu pertama kali di Unsri. Seluruh Indonesia IMA ISPI itu kan. Kalo dak salah tahun 1989. Yang jelas intinya aku kenal Ketum sebagai sahabat. Walaupun cakmano enak, kawan," kata Nanan.

Hal yang sama juga diungkapkan, Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved