Breaking News:

Yuk Berinvestasi Emas di Kantor Pos, Begini Cara dan Syarat Daftarnya

Lakukan setoran awal (beli emas) senilai Rp100.000 di loket Kantor Pos dengan menunjukan nomor virtual account (VA) yang tertera pada aplikasi Tamasia

Editor: aminuddin
https://www.blibli.com/
Emas Antam. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Selain di pegadaian, kini anda bisa mencoba investasi emas secara online di kantor pos.

Pasalnya, Pos Indonesia bekerja sama dengan aplikasi jual beli emas Tamasia  meluncurkan Layanan Tabungan Emas di Kantor Pos.

Dikutip dari Kompas.com, CEO & Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengatakan, kolaborasi ini dilakukan untuk menjangkau seluruh masyarakat Indonesia dalam menabung emas dan membantu pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan yang ditargetkan mencapai 90 persen pada 2024.

Melalui Kantor Pos, kita bisa menabung emas mulai dari Rp10.000 saja.

Dikutip dari website resminya, kita bisa mendapatkan 100% emas fisik Logam Mulia dari Antam dan 24 karat dengan kadar kemurnian 99.99% yang dianggap masyarakat sebagai kadar emas yang sempurna dan laku di pasaran.

Selain itu, Kantor Pos juga memberikan layanan gratis biaya simpan dan emas bisa diambil secara fisik di Kantor Pos terdekat.

Bagi yang berminat melakukan investasi emas online di Kantor Pos, berikut ini cara dan langkahnya.

Pertama-tama, kunjungi CS (Customer Service) di Kantor Pos.

CS akan membantu kita untuk membuka akun Tamasia dan Pos giro mobile (PGM).

 Kemudian, unduh aplikasi Tamasia, isi data diri, masukan kode referal: POS dan selesaikan proses daftar akun.

Lakukan setoran awal (beli emas) senilai Rp100.000 di loket Kantor Pos dengan menunjukan nomor virtual account (VA) yang tertera pada aplikasi Tamasia.

Saldo emas pun akan otomatis bertambah. 

Selanjutnya, kita bisa menabung emas di Kantor Pos mulai dari Rp10.000, sambil menunjukan nomor VA milik kita.

https://nova.grid.id/read/052737692/mulai-dari-rp10000-begini-cara-investasi-emas-online-di-kantor-pos

Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved