Breaking News:

Salurkan Pupuk Subsidi, PT Pusri Palembang Tanda Tangani SPJB dengan Distributor Pupuk di NTB Lombok

Memastikan ketersediaan penyaluran pupuk bersubsidi, PT Pusri Palembang laksanakan penandatanganan SSPJB dengan distributor dan kios pupuk bersubsidi

Editor: pairat
SRIPOKU.COM/HANDOUT
Peserta penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) PT Pusri Palembang dengan distributor dan kios pupuk bersubsidi wilayah Lombok, NTB (16/6/2021). 

SRIPOKU.COM, LOMBOK - Guna memastikan ketersediaan penyaluran pupuk bersubsidi, PT Pusri Palembang
laksanakan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan distributor dan kios pupuk
bersubsidi wilayah Lombok, NTB (16/6/2021).

Penandatanganan dilaksanakan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan Distributor yang
disaksikan oleh Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh, SVP PSO Wilayah II PT Pupuk
Indonesia (Persero), M. Yusri, SVP Sekper & TK Pusri, R.A Rahim, SVP Administrasi Keuangan PT
Pusri, Asep Ramdan.

Pt Pusri lakukan penandatanganan SPJB di NTB Lombok.
Pt Pusri lakukan penandatanganan SPJB di NTB Lombok. (SRIPOKU.COM/HANDOUT)

Baca juga: Klasemen Pekan Pertama, Ini Sepak Terjang 3 Tim yang Sudah Lolos 16 Besar Euro 2020

Sebanyak 29 distributor turut hadir dalam acara SPJB ini yang dilaksanakan dengan menerapkan
protokol kesehatan COVID-19.

“Kami selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada stakeholders, salah satunya
dengan menjamin ketersediaan pupuk di daerah yang sesuai dengan alokasi dan dengan prinsip 6 tepat”, jelas Tri.

NTB, Jawa Timur dan Bali merupakan wilayah tanggung jawab baru Pusri dalam penyaluran pupuk
bersubsidi.

PT Pusri melakukan penandatanganan SPJB dengan distributor pupuk di Lombok.
PT Pusri melakukan penandatanganan SPJB dengan distributor pupuk di Lombok. (SRIPOKU.COM/HANDOUT)

Baca juga: MOBIL Wulling Cortez Tabrak Tiang LRT di Jakabaring Palembang, Air Bag Terbuka Pengendara Selamat

“Untuk itu kami terus berkomitmen dalam menjalankan tugas yang telah diamanahkan
pemerintah untuk menyalurkan pupuk bersubsidi.

Terkait alokasi, untuk tahun 2021 jumlah alokasi SK Dinas DI NTB yaitu untuk pupuk urea
bersubsidi dalam satu tahun totalnya sebesar 172.604 ton Realisasinya sebesar 94.814 ton.

“Melalui SPJB ini kami tentunya berharap kedepannya tidak akan terjadi penyelewengan pupuk.
Karena dalam penyalurannya sendiri, petani harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan
Kementerian Pertanian”, tambah Tri.

Untuk memperluas pasar sektor komersil dan meningkatkan pelayanan, saat ini Pusri bersama PT
Pupuk Indonesia (Persero) selaku holding sedang fokus mengembangkan Program Agrosolution
dan Program Customer Centric Model yang dimanfaatkan untuk lebih memperkenalkan produk-
produk retail Pusri.

“Kami juga memiliki produk inovasi unggulan non subsidi yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi yang
sudah terbukti dapat meningkatkan hasil produksi dan telah disertifikasi. Serta beberapa produk
inovasi lainnya yaitu pupuk NPK 15-15-15 dan NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan, NPK 12-12-
17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk komoditi sawit”, terang Tri.

Selain penandatanganan SPJB, pada kesempatan ini Pusri juga melaksanakan penyerahan
bantuan CSR sarana ibadah dari Pusri untuk Masjid Babussalam Kelurahan Tanjung Kota Bima
NTB.

PT Pusri menyerahkan bantuan CSR sarana ibadah dari Pusri untuk Masjid Babussalam Kelurahan Tanjung Kota Bima
NTB.
PT Pusri menyerahkan bantuan CSR sarana ibadah dari Pusri untuk Masjid Babussalam Kelurahan Tanjung Kota Bima NTB. (SRIPOKU.COM/HANDOUT)

“Melalui bantuan yang kami berikan semoga dapat bermanfaat dengan baik bagi masyarakatsekitar. Serta kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan kepuasan bagi stakeholders Pusri”, tutup Tri.

(*)

Baca juga: MATAHARI Terbit dari Utara, Direkam Seorang Guru, Masyarakat Tercengang: Benarkan Tanda Akhir Zaman?

Baca juga: Usai Makan Bakso 4 Polisi Langsung Muntah Hingga Dilarikan ke RS, Yang Ditemukan Bikin Merinding

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved