Breaking News:

Ratusan Personil Polres Prabumulih Donorkan Darah, Bantu Penuhi Stok Darah RSUD Prabumulih

300 personil Polres Prabumulih dan ASN di lingkungan Polres Prabumulih menggelar aksi donor darah dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH ketika menyaksikan personil polres menyumbangkan darah untuk membantu memenuhi stok darah di kota Prabumulih, Kamis (17/6/2021). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Guna membantu penambahan stok darah selama pandemi covid-19, ratusan personil Polres Prabumulih dari berbagai kesatuan melakukan aksi donor darah yang digelar di ruang aula Mapolres Prabumulih, Kamis (17/6/2021).

Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk MH mengatakan pelaksanaan donor darah dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke -75 tahun 2021 ini ditujukan untuk memenuhi stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih.

"Kita lihat selama pandemi ini stok darah selalu mengalami kekosongan, karena banyak masyarakat takut untuk ke rumah sakit atau PMI untuk mendonorkan darahnya. Oleh karena itu, kita selenggarakan kegiatan bhakti sosial donor darah ini sekaligus memeriahkan HUT Bhayangkara ke 75," ujar Siswandi.

Kapolres menuturkan, kegiatan donor darah tersebut diikuti 300 personil Polres Prabumulih dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Prabumulih.

"Kami prihatin banyak masyarakat khususnya para pasien di rumah sakit yang susah dapat darah karena stok selalu kosong, harapan kita dengan dilakukan donor ini akan sedikit meringankan beban masyarakat," katanya seraya menuturkan kegiatan itu akan rutin dilakukan pihaknya tiga bulan sekali.

Sementara itu, Ketua Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) PMI Kota Prabumulih, Pedro Santoso SPd mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilaksanakan Polres Prabumulih. "Kami PMI Prabumulih sangat terbantu dengan kegiatan ini karena selama ini stok darah tidak ada makanya kami sangat senang dan apresiasi atas kegiatan digelar Polres Prabumulih ini," ujarnya.

Pedro menuturkan, selama ini akibat pandemi covid 19 membuat banyak instansi tidak menggelar bhakti sosial donor darah sehingga pasokan darah menjadi selalu kosong. "Karena kebutuhan darah sangat banyak, bahkan sebulan bisa mencapai ratusan kantong. Sementara kegiatan donor darah sedikit makanya kesulitan untuk memenuhi," bebernya.

Disinggung bagaimana jika warga butuh darah, Pedro menuturkan jika warga butuh darah maka pihaknya akan menghibungi nama-nama pendonor aktif atau keluarga membawa sendiri anggota keluarga yang lain yang bisa donor.

"Untuk itu pada kesempatan ini kita berharap agar instansi banyak menggelar kegiatan donor darah dan kiranya masyarakat tidak takut berdonor karena satu tetes bisa menyelamatkan nyawa warga lainnya," harapnya.(eds)

 
 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved