Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Seorang Pria Tua Diduga Preman di Simpang Muara Meranjat Diamankan, 'Saya Tidak Pernah Maksa Orang'

Pelaku diketahui sering meminta uang secara paksa kepada pengendara yang parkir di rumah makan di Simpang Muara Meranjat.

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Agung
M, pelaku pungli di Muara Meranjat saat diamankan di Mapolres Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Setelah sebelumnya membekuk preman di wilayah Indralaya, Tim Macan Satreskrim Polres Ogan Ilir kembali mengamankan seorang preman berkedok juru parkir.

Saat petugas berpatroli di wilayah Simpang Muara Meranjat di Indralaya Selatan, petugas menjumpai seorang pria yang meminta uang kepada pengendara mobil dan motor yang parkir di depan rumah makan.

Saat diminta menunjukkan surat izin sebagai juri parkir, pria tersebut tak dapat menunjukkannya.

"Karena melakukan aksi pungutan liar atau pungli, maka yang bersangkutan kami bawa ke Mapolres Ogan Ilir," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy didampingi Kasat Reskrim, AKP Shisca Agustina, Rabu (16/6/2021).

Menurut Yusantiyo, berdasarkan interogasi petugas, jukir tersebut berinisial M (61 tahun).

Pelaku diketahui sering meminta uang secara paksa kepada pengendara yang parkir di rumah makan di Simpang Muara Meranjat.

"Yang bersangkutan mengaku hanya berjaga-jaga di sepanjang ruko rumah makan di wilayah (Simpang Muara Meranjat) tersebut," kata Yusantiyo.

Meski membantah melakukan pungli, lanjut Yusantiyo, petugas tak percaya begitu saja.

Apalagi berdasarkan laporan masyarakat, pelaku tak segan melakukan kekerasan kepada pengendara yang tak memberi uang parkir.

"Pelaku ini dikenal meresahkan. Kami juga mengamankan sejumlah uang hasil pungli," ujar Yusantiyo.

Uang hasil pungli yang dimaksud Yusantiyo yakni sebesar Rp 56 ribu yang terdiri dari berbagai uang pecahan kertas dan logam.

"Pelaku kini sedang diperiksa secara intensif oleh anggota kami," kata Yusantiyo.

Sementara M membantah telah melakukan pungli, bahkan melakukan kekerasan kepada pengendara.

"Saya tidak pernah maksa orang. Kalau dikasih, alhamdulillah terima kasih. Kalau tidak juga tidak apa-apa," kata M.(Agung/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved