Breaking News:

Stok Darah di PMI Banyuasin Berkurang, Kesulitan Dapatkan Darah Golongan B

Secara keseluruhan stok darah di PMI Banyuasin saat ini masih tetap tersedia meski jumlahnya tidak banyak.

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Ketua PMI Banyuasin Dr dr Sri Fitriyanti Askolani 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Dimasa pandemi saat ini, memang stok darah yang ada di PMI Banyuasin mengalami pengurangan sangat signifikan. Hal tersebut diungkapkan Ketua PMI Banyuasin Dr dr Sri Fitriyanti Askolani.

Menurut istri Bupati Banyuasin ini, memang sangat terasa ditengah pandemi ini stok darah yang ada di PMI Banyuasin mengalami pengurangan.

Namun, apabila diperlukan maka pihaknya juga sudah mempunyai cadangan pendonor yang biasa menjadi pendonor tetap PMI untuk menyumbangkan darahnya.

"Karena pandemi, kebanyakan masyarakat takut untuk mendonorkan darahnya. Makanya, kami akan menggelar aksi donor darah yang bekerjasama dengan Polres Banyuasin untuk bisa mendapatkan tambahan stok darah," katanya, Selasa (15/6/2021).

Lanjut dr Fitri, dengan adanya pendonor yang menjadi pendonor tetap PMI. Kekosongan stok darah yang ada di PMI Banyuasin dapat dihindari. Hanya saja, ada beberapa darah tertentu yang memang sulit untuk diperoleh.

Sehingga memang, perlu ada antisipasi yang dilakukan seperti pihak keluarga untuk mendapatkan golongan darah tersebut. Namun, secara keseluruhan stok darah di PMI Banyuasin saat ini masih tetap tersedia meski jumlahnya tidak banyak.

"Sulitnya untuk darah B, kami akui karena memang untuk golongan ini terbilang cukup sulit. Namun, bila diperlukan maka bisa saja dicari baik itu dari pendonor tetap maupun dari pihak keluarga itu sendiri yang ingin menjadi pendonor," ungkapnya.

dr Fitri juga menghimbau kepada masyarakat Banyuasin, tidak perlu takut untuk mendonorkan darah bila memang itu sangat diperlukan terlebih untuk keluarga sendiri. Karena, proses pendonoran juga akan dilakukan sesuai dengan prosedur serta mengacu pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Sehingga, masyarakat yang membutuhkan darah terutama dari keluarga yang memerlukan darah tidak mengalami kesulitan ketika membutuhkan darah atau pendonor.  

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved