Breaking News:

DPMPTSP Bersama PMKP DPC Palembang Menggandeng BPD BJB, Wujudkan UMKM Dapatkan Pelatihan PKP

Namun, terkadang persoalan biaya cukup menyulitkan bagi mereka pelaku usaha terutama bagi para pemula.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) registrasi jelang pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP). Ini sebagai syarat untuk bisa mengantongi Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT), Senin (14/6/2021) 

Laporan wartawan Sripoku. Com, Rahmaliyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG -- Ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kembali mendapatkan pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP).

Ini sebagai syarat untuk bisa mengantongi Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT)

Namun, terkadang persoalan biaya cukup menyulitkan bagi mereka pelaku usaha terutama bagi para pemula.

Pemerintah Segera Meningkatkan Kapasitas Tempat Tidur Pasien COVID-19

Kabid Humas Kombes Pol Drs Supriadi MM Menerima Penghargaan Kapolda Sumsel

Untuk mempermudah ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) bersama Pengusaha Mikro Kecil Menengah (PMKM) DPC Kota Palembang menggandeng BPD Bank Jawa Barat (BJB) sebagai partner serta memberikan edukasi seputar perbankan dan bagaimana menjadikan usaha bankable. 

Kepala DPMPTSP Kota Palembang Ahmad Mustain melalui Kabid perizinan, perekonomian dan kesra, Bambang F mengatakan, di gelombang kali ini ada 480 UMKM yang mendapatkan pelatihan PKP, Karena dalam kondisi pandemi maka dibagi per sesi dengan maksimal 80 orang. 

Ditresnarkoba & Polres Jajaran Amankan 57 Pengedar, Minggu ke II Juni Periode Tgl 7 - 13 Juni 2021

Petugas Tongkrongi Tempat Usaha yang Tak Pakai e-Tax 

"Ini kali kedua dan yang menjadi peserta ini mayoritas pelaku usaha kuliner, sebab selama pandemi ini sektor usaha kuliner masih bertahan, kita harap setelah mereka ikut PKP mereka akan semakin mudah urus PIRT dengan sertifikat dari hasil pelatihan ini," Katanya, Senin (14/6/2021). 

Bambang mengatakan, pelaku UMKM akan mendapatkan sertifikat paling lama dua pekan setelah pelatihan, kemudian cukup melengkapi syarat seperti KTP, Foto, Nama dan Tempat Usaha . 

"Kalau syarat ini lengkap maksimal lima hari kerja jika staf dari Dinkes stanby di MPP Jakabaring," katanya. 

480 UMKM yang mengikuti PKP, juga mendapatkan keuntungan lebih dari perbankan yang manjadi Partner pelatihan, pertama mendapatkan pembukaan rekening, pengenalan transaksi digital melalui QRIS serta berkesempatan untuk mendapatkan program KUR dari BJB. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved