Aesan Gede Sanggar Harkha
Pesan saya ke generasi muda. Jika menikah pakailah baju adat yang benar-benar sesuai adat karena itu akan menjadi kenang-kenangan but anak cucu kita
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - SAYA memang sangat menyenangi usaha yang ditekuni saat ini selain hobi dan membuat saya bahagia. Karena beranjak dari tiga hal inilah, kata Owner Aesan Gede dan ibu dari Putri Remaja Pariwisata Sumsel 2020 dan Putri Remaja Indonesia Best Speech 2020, Rika Aisaby, kepada wartawan Sri poku.Com, Aminuddin, alhamdulillah Sanggar Harkha tetap eksis dan maju hinggga saat ini.
Berikut petikan wawancaranya ...
Q : Bisa diceritakan ibu tentang Aesan Gede pengantin ini?
A : Berdiri sejak tahun 2001 silam. Kita sudah mulai usaha kecil-kecilan. Alhamdulillah tetap eksis hingga saat ini. Nama usaha kita adalah Sanggar Harkha. Jumlah karyawan ada 5 orang. Aesan gede adalah aesan pengantin Palembang yang berupa kain dodot songket dan perlengkapan aksesorisnya.
Q : Apa yang membuat ibu tertarik menekuni usaha aesan ini?
A : Pertama adalah hobi dan saya senang serta happy dalam usaha ini.
Q : Bisa diceritakan juga ibu cara kerja usaha kita ini?
A : Seperti usaha sejenis , sebelum memakai sanggar kita bisanya kita ngobrol dengan orang tua calon pengantin dan pengantinya. Seperti apa yang mereka mau. Caro nak mesan tentu bisa datang langsung, lewat telepon, WA ,Ig dan FB.
Q : Bisa diceritakan juga ibu suka duka selama menjalani usaha aesan ini?
A : Duka saya rasa tidak ada ya. Kalu suka nya itu apabila aesan saya yang dipakai sesuai dengan keinginan pengantin dan keluraga.
Q : Hal apa yang membedakan usaha aesan ibu ini dengan usaha sejenis dari pihak lain ?
A : Saya lebih mengutamakan adat atau baju yang benar-benar baju adat untuk pengantin seperti aesan gede dan paksangko. Kalau pun modern saya tawarkan tema internasional bukan adat yang di modern kan.
Karena bagi saya baju adat itu harus ada pakem tidak bisa diubah-ubah atau di modifikasi kecuali untuk dibagusin ya atau dimewahkan dengan mengunakan songket yang bagus kualitas dan motifnya. Dengan aksesoris yang terang sepuhan emas nya, jadi terlihat mewah.
Q : Bagaimana cara ibu menghadapi ketatnya persaingan usaha aesan ini sekarang?
A : Semua kembali lagi ke rezeki masing masing ya. Karena kebanyakan yang sudah kenal saya pasti mereka tetap cari saya karena yang saya tawarkan pertama kali adalah baju adat aesan gede. Dan usaha saya bersifat sangat kekelurgaan karena dari usaha saya ini saya banyak menjalin silahturahmi. Satu lagi saya tidak mematok harga. Karena yang penting saya senang dan calon pengantin cocok. Harga bagi saya urusan belakangan.
Q : Juga menghadapi masa pandemi ini?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/rika1jpg.jpg)