Breaking News:

Mengenal Apa Itu Powerlem, Teknik Sunat Terbaru tanpa Suntik & Dijahit, Anak Langsung Bisa Aktivitas

Sekarang sudah hadir teknik sunat terbaru dan modern, adalah teknik sunat powerlem. Ternyata ini keunggulannya

SRIPOKU.COM/HANDOUT
Ilustrasi: Petugas medis sedang melakukan tindakan ke salah satu pasien anak yang tengah khitan atau sunat. 

SRIPOKU.COM - Momen sunat atau khitan kerap menjadi momok yang menakutkan bagi kebanyakan anak.

Karena persepsi anak-anak pada kondisi tersebut tentu akan merasakan sakit sekaligus nyeri.

Tak jarang orangtua harus melewati berbagai 'drama' si kecil sebelum dikhitan atau disunat.

Terlebih, selama ini orangtua dan anak merasa cemas dan ketakutan terhadap proses kontrol pelepasan alat khitan yang dianggap menyakitkan.

Namun kini metode atau teknik sunat semakin bervariasi dan berkembang seiring perkembangan teknologi ilmu kedokteran.

Jika selama ini orangtua dan anak merasa cemas dan ketakutan kini tidak akan terjadi lagi.

Nah, Dokter Khitan telah menghadirkan berbagai metode terbaik dan terlengkap seperti elektro kauter atau laser sampai metode modern tanpa jahit, tanpa perban, tanpa ada alat yang menempel, dan tanpa kontrol.

Baca juga: BSI Buka Lowongan Kerja Terbaru Buat Lulusan S1 dan S2, Pendaftaran Ditutup 13 Juni 2021

Salah satu anak di sunat ikut dalam rangkaian peresmian klinik Cahaya Pratama YBM PLN S2JB
Salah satu anak di sunat ikut dalam rangkaian peresmian klinik Cahaya Pratama YBM PLN S2JB (SRIPOKU.COM/PLN)

Baca juga: Apa Itu BTS Meal yang Bikin Antrean Ojek Online di Gerai McDonalds? Ini Cara Pesan Menu Favorit BTS

Adapun metode termodern yang ditawarkan di Dokter Khitan adalah Powerlem.

Metode khitan ini tanpa suntik, tanpa jahit, pasien tetap bisa beraktivitas seperti biasa, tanpa ada alat yang menempel pada kelamin serta prosedur tindakan cepat dan mudah.

"Ini merupakan metode khitan paling inovatif saat ini. Pasien tidak akan terganggu dengan alat khitan yg biasanya masih terus terpasang sampai dengan sembuh serta pasien juga tidak perlu takut atau trauma dengan proses lepas klamp."

Halaman
12
Editor: pairat
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved