Breaking News:

Hewan Ternak Berkeliaran di Jalinsum, DPRD Minta Pemda Lakukan Penertiban, Bupati: Butuh Dukungan

Hewan ternak berkeliaran di Jalinsum di Muratara. Kondisi ini sangat berbahaya bagi keselamatan pengendara kendaraan, untuk itu perlu penertiban

ho/sripoku.com
Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah Hewan ternak kaki empat berkeliaran di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (9/6/2021). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Para pengendara yang melintasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) harus hati-hati.

Pasalnya, di ruas jalan lintas antar provinsi ini masih banyak hewan ternak kaki empat milik warga berkeliaran.

Kondisi ini mendapat perhatian anggota DPRD Muratara, I Wayan Kocap. Menurutnya masih berkeliarannya hewan ternak di jalinsum itu sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan.

Karena itu dia minta Pemda melakukan penertiban, karena sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Muratara Nomor 11 Tahun 2017 tentang penertiban dan pemeliharaan hewan kaki empat.

"Perda tentang hewan ternak kaki empat itu belum berjalan maksimal. Kami minta Pemda menerapkan Perda itu, karena ini berbahaya," kata  I Wayan Kocap, Rabu (9/6/2021). 

Sementara itu Bupati Muratara, Devi Suhartoni membenarkan adanya persoalan hewan ternak yang berkeliaran dan membahayakan lalulintas di jalinsum.

"Memang Perda hewan ternak itu belum berjalan maksimal. Itu sudah sering disosialisasikan ke masyarakat pada setiap kesempatan," katanya. 

Devi mengaku penerapan Perda tersebut merupakan tantangan bagi pemerintah sehingga butuh dukungan legislatif dan masyarakat. 

Menurut Devi, Pemkab Muratara akan menjalankan semua Perda yang sudah dibuat dan diharapkan membawa perubahan yang baik bagi Kabupaten Muratara.

"Kami butuh dukungan termasuk DPRD juga, kemudian dukungan masyarakat, terutama pemilik hewan ternak itu sendiri," harapnya. 

Kepala Satpol PP Muratara, Firdaus menegaskan sudah sering memberikan sosialisasi kepada pemilik hewan ternak kaki empat agar tidak membiarkan peliharaannya di jalan raya. 

Firdaus mengakui sekarang memang masih banyak hewan ternak kaki empat berkeliaran di jalan raya dan sangat menganggu para pengendara yang melintas.

"Kita harapkan kepada pemilik ternak agar tidak meliarkan hewan ternaknya. Apabila masih saja terjadi maka akan ditertibkan," tegasnya. 

Pada prinsipnya, dia mendukung masyarakat beternak karena bisa meningkatkan penghasilan masyarakat, namun hewan ternak itu harus dikandangkan bukan diliarkan.

"Kami sangat berharap sekali kerjasama para peternak ini. Kalau pun dilepas tolong ternaknya digiring agar tidak berkeliaran di jalan raya, karena itu sangat membahayakan," katanya.(rahmat)

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved