Breaking News:

Berita Banyuasin

SISWI SMA di Banyuasin Ini Kenakan Gaun dari Karung Bekas Bawang, Sedikit Ribet Tapi Nyaman Dipakai

Melihat banyaknya karung bekas bawang, membuat para guru dan juga siswa berpikir untuk menciptakan fesyen yang apik dilihat mata.

Tribunsumsel/Ardiansyah
Tini Spdi menunjukan hasil kreasinya membuat gaun dari karung bekas yang dipakai siswanya sebagai model, Selasa (8/6/2021). 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Ide memanfaatkan barang bekas di sekitar, tercetus dari UPTD SMA Negeri 4 Banyuasin 3.

Melihat banyaknya karung bekas bawang, membuat para guru dan juga siswa berpikir untuk menciptakan fesyen yang apik dilihat mata.

Karung bekas bawang yang disulap jadi gaun nan apik ini, menjadi kreasi dan ide agar barang bekas yang ada di sekitar bisa dimanfaatkan.

Menurut guru pembimbing UPTD SMA Negeri 4 Banyuasin 3 yang juga desainer gaun berbahan karung bekas, Tini Spdi menuturkan, ide untuk membuat gaun dari karung bekas bawang, dipadukan dengan berbagai bahan bekas lainnya muncul untuk memotivasi para siswa agar bisa memanfaatkan barang bekas di lingkungan sekitar.

"Kami didukung penuh kepala sekolah Hamdani Spd Mpd, untuk menyalurkan ide-ide menggunakan barang bekas bisa dimanfaatkan. Dalam pembuatannya, kami butuh satu Minggu," ujar Tini ketika ditemui di gedung Sedulang Setundung Banyuasin, Selasa (8/6/2021).

Bahan yang digunakan untuk membuat gaun ini, sangat mudah dan bisa ditemukan di lingkungan sekitar tempat tinggal atau mudah dicari.

Karung bawang bekas, karung beras bekas sebagai lapisan dalamnya, tutup botol dan kaca bekas digunakan sebagai payet-payetnya.

Sedangkan, untuk hiasan kepala dibuat dari seng bekas. Seng bekas ini dibentuk dengan pola tertentu. Agar terlihat lebih mewah, dilakukan pengecatan menggunakan cat semprot.

"Karung bekas bawang dan juga karung bekas beras di jahit. Dibentuk pola gaun dengan menyesuaikan tinggi dan ukuran dari si model. Pembuatannya, selama seminggu," jelasnya.

Selama pembuatan gaun ini, menurut Tini tidak mengalami banyak kendala. Hanya saja, sedikit kesulitan untuk memotong kaca yang dibentuk sebagai payet-payet di baju.

Selebihnya, dalam seminggu pengerjaan gaun yang terbuat dari bahan yang mudah di dapat sekitar tempat tinggal ini sudah selesai dibuat.

Sedangkan, model yang mengenakan gaun ini Nabila Cika Sari siswa kelas XI mengungkapkan merasa nyaman ketika menggunakan gaun yang terbuat dari karung bawang bekas.

"Sedikit ribet karena bagian dalamnya ada karung beras bekas dan agak keras. Tetapi, kalau secara keseluruhan nyaman dipakai meski pakai bahan bekas," katanya.(Ardi/TS)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved