Breaking News:

Tak Pilih-Pilih Harnojoyo Ultimatum Pemilik Cafe dan Kedai di Palembang

Perlu kita tegaskan juga bahwa, ketika kami dibatasi yang lain juga harus dibatasi. Karena pasca kami dibubarkan kami langsung Sweeping dan masih

Penulis: Rahmaliyah | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Forum Kedai dan Cafe Palembang Bersatu (FKPB) di Ketuai Rudianto Widodo bersama anggota beraudiensi dengan Walikota Palembang, H Harnojoyo terkait keluhan penertiban cafe dan kedai yang masih buka di atas pukul 21.00, dinilai pilih-pilih oleh petugas penegak aturan. 

Laporan Wartawan SRIPOKU. COM, Rahmaliyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG -- Masih adanya cafe dan kedai yang beroperasional melewati pukul 21.00 membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menegaskan tak akan pilih-pilih dalam menindak tegas bagi mereka yang melanggar. 

Walikota Palembang H Harnojoyo mengatakan, sesuai aturan yang telah ia keluarkan bahwa maksimal pukul 21.00 semua cafe yang beroperasional wajib untuk tutup, tanpa terkecuali. 

Kapolda Sumsel BKO-kan 49 Personil Berhasil Tekan Covid -19

Pemkot Palembang akan terus berusaha seadil-adilnya terhadap para pengusaha dalam peraturan pembatasan terkait penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid.

"Aturan ini untuk masyarakat. Kami berharap, marilah kita memberikan tauladan di tengah masyarakat, mari hormati aturan itu. Ini semata-mata untuk keselamatan masyarakat kota Palembang," Katanya, Senin (7/6/2021).

Airlangga Saksikan Laga Final IBL Antara Satria Muda Pertamina VS Pelita Jaya

Ia pun telah menegaskan kepada Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Palembang untuk lakukan penindakan terhadap petugas yang dinilai tidak serius dalam penegakan Disiplin Protokol Kesehatan.

"Sebenarnya itu bukan Razia, tetapi nanti akan kita lihat. Dan saya juga telah menyampaikan kepada Kasat Pol PP untuk, bagi petugas saya yang main-main terhadap itu mereka harus ditindak lagi," tegas Harnojoyo.

Ultimatum orang nomor satu di kota tertua di Indonesia menyusul setelah mendapat hasil investigasi Forum Kedai dan Cafe Palembang Bersatu (FKPB) yang banyak mendapati kedai dan cafe tidak mengindahkan aturan larangan tersebut selama Pandemi Covid-19.

Daftar Pemain Timnas Denmark di Euro 2020, Kuda Hitam yang Incar Memori Kejayaan 1992 Silam

"Perlu kita tegaskan juga bahwa, ketika kami dibatasi yang lain juga harus dibatasi. Karena pasca kami dibubarkan kami langsung Sweeping dan masih banyak yang masih buka," ujar Ketua FKPB Rudianto Widodo.

Ia juga menyampaikan, bahwa dalam audiensi tersebut, Walikota Palembang H Harnojoyo juga telah memahami dan telah memberikan ultimatum akan menindak tegas para petugas jika masih ditemukan Cafe yang terus bebas terbuka melampaui batas yang telah ditentukan.

"Tadi Pak Wali juga telah memberikan ultimatum kalau Cafe-cafe yang lain yang basis besar itu tidak juga dibubarkan, maka akan ada tindak tegas  dari Bapak Walikota Aparat, baik Sat Pol PP ataupun petugas yang berkaitan," ujarnya.

Sementara, Kasat Pol PP kota Palembang Guruh Agung Putra menambahkan, jika saat ini pihaknya akan terus melakukan upaya penegakan hukum dengan sebaik-baiknya.

“Hal ini agar tidak terjadi kecemburuan sosial di masyarakat, sehingga tidak ada pengecualian untuk cafe yang berskala besar maupun kecil akan kita tindak tegas jika tidak mematuhi aturan yang ada,” tegasnya. (yak) 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved