Breaking News:

Gantung Diri di Telaga Swidak

PRIA yang Tewas Gantung Diri Diduga Ini Masalahnya, Kapolsek SU II : Keluarga Minta tidak Divisum

Belum tahu motif apa sebenarnya membuat R (45) warga Jalan Telaga Swidak Kelurahan 14 Ulu Kecamatan II, Palembang, nekat mengakhiri hidupnya

ist
Ilustrasi Gantung Diri 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Belum tahu motif apa sebenarnya membuat R (45) warga Jalan Telaga Swidak Kelurahan 14 Ulu Kecamatan II, Palembang, nekat mengakhiri hidupnya, Minggu (6/6/2021), sekitar pukul 08.00.

Namun berdasarkan keterangan warga dan saksi saksi di TKP (tempat kejadian perkara), sebelum korban meninggal dunia, korban diketahui ada permasalahan dengan keluarganya. 

"Kalau untuk motifnya pasti kita belum tahu. Namun berdasarkan keterangan keluarga korban. Korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran mempunyai permasalahan dengan keluarga," ungkap Kapolsek Su II, Palembang, AKP Handryanto kepada Sripoku.com

Lanjut Handryanto, keluarga korban pun saat diminta keterangan terlihat tertutup dan enggan bercerita banyak kepada petugas, " keluarga korban tertutup, dan tidak mau diambil keterangan tadi. Namun kita sudah melakukan olah TKP, dan mengambil keterangan saksi-saksi dilokasi, serta membawa korban di RS untuk dilakukan visum," katanya. 

Pihak kepolisian dari INAFIS Polrestabes Palembang, dan Polsek setempat yang langsung mendatangi TKP, guna melakukan olah TKP.
Pihak kepolisian dari INAFIS Polrestabes Palembang, dan Polsek setempat yang langsung mendatangi TKP, guna melakukan olah TKP. (Sripoku.com/Andi Wijaya)

Baca juga: INAFIS Polrestabes Palembang tak Temukan Tanda Kekerasan Fisik, Kasus Pria yang Tewas Gantung Diri

Baca juga: BREAKING NEWS : Warga Telaga Swidak Palembang Heboh, Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri

Lebih jauh Kapolsek SU II ini mengatakan, saat di RS pun, keluarga korban meminta untuk segera membawa korban pulang ke rumah," pas di RS, keluarga meminta untuk tidak dilakukan visum, dikarena korban meninggal, agar cepat dibawa pulang ke rumah duka," katanya. 

Ditambahkannya, dari hasil visum luar di tubuh korban  tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik dan kondisi lidah menjulur serta pada kelamin korban mengeluarkan sperma.

"Murni korban gantung diri, namun tetap kita masih akan melakukan pendalaman terkait permasalahan yang membuat korban mengakhiri hidupnya," tutup Handryanto.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved