Breaking News:

Berita Palembang

Tawarkan Pesta Asusila, Pasutri Asal OKI Dijatuhkan Hukuman 2 Tahun Penjara oleh Kejari Palembang

"Keduanya dikenakan pasal mengenai pornografi dan dituntut dengan hukuman masing-masing 2 tahun penjara,

SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Pur dan Mar pasangan suami istri yang diamankan Porlestabes Palembang karena menawarkan main bertiga di Twitter, Senin (8/2/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasangan suami istri asal kabupaten Ogan Komering Ilir, PR (47) dan SM (31) hanya bisa meratap dan memohon keringan atas tuntutan hukuman yang dijatuhkan oleh JPU Kejari Palembang.

Pasangan suami istri ini harus mempertangung jawabkan perbuatannya, karena telah menawarkan jasa hubungan badan bertiga, (Treesome) melalui jejaring sosial Twitter.

Atas perbuatan keduanya di tuntut dengan hukuman 2 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum, Ursula Dewi SH MH, dalam gelar sidang virtual yang dilaksanakan pada hari Rabu (2/6/2021) lalu di Pengadilan Negeri Palembang.

Hal tersebut dibenarkan oleh JPU Ursula Dewi saat dikonfirmasi Sripoku.com, di Kejaksaan Negeri Palembang, Jumat (4/6/2021)

"Keduanya dikenakan pasal mengenai pornografi dan dituntut dengan hukuman masing-masing 2 tahun penjara," ujar Ursula Dewi.

JPU Ursula sendiri menjelaskan sebagai hal yang memberatkan dalam perkara ini, perbuatan kedua terdakwa PR dan SM, tidak sesuai dengan adat dan norma ketimuran, yang masih dipegang teguh oleh masyakat khususnya Palembang, Sumatera Selatan.

Ursula juga mengatakan saat pembacaan tuntutan pada kedua terdakwa, PR dan SM yang merupakan suami istri itu, memohon keringan hukuman, mengingat ada anak yang baru duduk dikelas 6 SD.

"Jadi mereka ini sebelum menikah berstatus duda dan janda. Dari pernikahan sebelumnya PR memiliki anak, yang saat ini dalam asuhan keduanya," jelas Ursula Dewi SH MH.

Diberitakan sebelumnya, PR dan SM yang merupakan pasang suami istri ini di tangkap oleh petugas di salah satu hotel di Kota Palembang, pada Senin (8/2/2021) lalu.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasubnit PPA Iptu Fifin Sumailan mengatakan, kedua pelaku ditangkap setelah anggotnya berpura-pura melalukan transaksi terhadap kedua pelaku di salah satu Hotel Palembang.

Iptu Fifin menjelaskan, bermula saat kedua pelaku menawarkan diri di media twitter untuk melakukan hubungan seksual layaknya suami istri (threesome) dengan tarif Rp 1 juta untuk sekali kencan.

Dari keterangan kedua terdakwa, PR dan SM telah menjalankan bisnis esek-esek nya ini sejak September 2020 lalu.

Kebanyakan peminat jasa yang mereka tawarkan datang dari luar Kota Palembang.

Selain itu, SM istri dari PR saat dimintai keterangan oleh petugas kepolisian mengaku jika keduanya terpaksa menjalankan bisnis tersebut untuk kebutuhan ekonomi, serta biaya pengobatan SM yang mengaku mengidap penyakit kanker, dan memerlukan biaya operasi cukup besar.

Jaksa Penuntut Umum, Ursula Dewi SH MH  saat dikonfirmasi di Kejaksaan Negeri Palembang, Jum'at (4/6/2021).
Jaksa Penuntut Umum, Ursula Dewi SH MH saat dikonfirmasi di Kejaksaan Negeri Palembang, Jum'at (4/6/2021). (SRIPOKU.COM / Chairul Nisyah)

Melubangi Pipa Minyak Pertamina dari Prabumulih ke Plaju, 2 Tahun Diburu, Pria 48 Tahun Ditangkap

Pengantin Baru 2 Kali Panggil Ayah dari Dalam Kamar, Begitu Didobrak Anak Terbujur Kaku di Kasur

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved