Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Melubangi Pipa Minyak Pertamina dari Prabumulih ke Plaju, 2 Tahun Diburu, Pria 48 Tahun Ditangkap

"Instalasi pipa minyak itu mendistribusikan minyak dari Prabumulih ke Plaju di Palembang," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Agung
Tersangka Herman Susilo saat diamankan di Mapolres Ogan Ilir setelah buron selama 2 tahun, Jumat (4/6/2021) 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Otak pencurian minyak mentah milik Pertamina akhirnya berhasil ditangkap Tim Macan Satreskrim Polres Ogan Ilir, Jumat (4/6/2021) di Kecamatan Sukarami Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelaku yakni Herman Susilo berhasil dibekuk setelah dua tahun dalam pelariannya.

Menurut keterangan polisi, aksi pencurian minyak milik perusahaan BUMN ini dilakukan komplotan Susilo pada 11 Juli 2019 lalu.

Saat itu, komplotan Susilo merusak pipa minyak yang ada wilayah Desa Payakabung, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir.

"Instalasi pipa minyak itu mendistribusikan minyak dari Prabumulih ke Plaju di Palembang," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy didampingi Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara, Jumat (5/6/2021).

Setelah merusak pipa dengan cara melubanginya, Susilo dan dua rekannya mengalirkan minyak menggunakan selang ke dalam truk tangki modifikasi berkapasitas 10 ton.

"Komplotan pencurian minyak ini memang sudah merencanakan. Hasil penyelidikan, selain menyiapkan truk tangki modifikasi, mereka juga menyiapkan selang sepanjang 50 meter untuk mengalirkan minyak hasil curian," terang Yusantiyo.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Akibat pencurian ini, kata Yusantiyo, pihak Pertamina mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 11 juta.

Mendapat laporan pencurian minyak ini, polisi lalu melakukan penyelidikan.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved