Breaking News:

Pemberangkatan Haji 2021 Batal

Status CJH Asal Palembang Usai Pemerintah Batalkan Haji 2021, Seharusnya Ada 3200 dari Kota Pempek

"Harusnya yang berangkat jemaah yang berangkat di tahun 2020, karena keputusan ini tentu para jemaah yang harusnya berangkat di 2021 juga menunggu,"

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Refly Permana
Tribunnews.com
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memutuskan tak memberangkatkan jemaah haji 2021. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG - 3.200 CJH asal Palembang kembali harus bersabar setelah Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama memutuskan bahwa keberangkatan haji tahun 2021 dibatalkan.

Juru Bicara Walikota Palembang bidang Keagamaan, Deni Priansyah, mengatakan dengan penundaan keberangkatan haji 2021 ini maka para jemaah tahun keberangkatan 2020 jadwalnya kemungkinan diberangkatkan tahun 2022. 

"Harusnya tahun ini yang berangkat jemaah yang berangkat di tahun 2020, karena keputusan ini maka tentu para jemaah yang harusnya berangkat di 2021 juga menunggu," kata Deni, Kamis (3/6/2021).

Kondisi Terkini Bayi yang Ditemukan di SPBU Sungai Lilin Muba, Diberi Nama Rara, Pelaku Masih Buron

Deni yang juga Kepala Kemenag Palembang itu menjelaskan, pelaksanaan ibadah haji tahun ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 sehingga Sesuai dengan surat keputusan Menteri Agama nomor 660 tahun 2021 pemerintah menetapkan kebijakan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 masih mempertimbangkan prinsip penanggulangan wabah dan ajaran Islam yakni menjaga jiwa. 

Akibat pembatalan ini, berdampak pada aspek pembinaan pelayanan dan perlindungan dalam penyelenggaraan ibadah haji sehingga perlu ditetapkan kebijakan baru. 

Untuk itu, pemerintah menjelaskan status jemaah haji dan pengembalian setor lunas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). 

Untuk Jemaah haji reguler, bagi yang telah melunasi BPIH pada tahap ke-1 dan tahap kedua untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 akan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2022 sepanjang kuota Haji tersedia. 

Kenali Gejala Awal Gagal Ginjal, Hindari 4 Jenis Makanan Ini Diduga Jadi Pemicu Utamanya

Jamaah haji yang telah melunasi BPIH pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 dan meminta pengembalian sektor lunas BPIH menjadi prioritas berhak melunasi BPIH pada penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2022. 

Sedangkan jemaah haji cadangan yang telah melunasi BPIH pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 tetap sebagai cadangan yang pengisian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.  

Jemaah haji yang berhak melunasi BPIH pada tahap 1 untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 tetapi tidak melunasi BPIH menjadi jemaah haji berhak melunasi BPIH pada penyelenggaraan haji tahun 1443 atau Tahun 2022 sepanjang kuota Haji tersedia

Untuk Jemaah Haji Khusus, yang telah melunasi bpih tahap ke-1 dan tahap ke-2 untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2022 sepanjang kuota tersedia

"Sama seperti jemaah haji reguler prinsipnya," kata Deni.

Menag Umumkan Pembatalan Keberangkatan Haji, Jemaah Musi Rawas - Lubuklinggau Sudah Siap

Deni berharap jemaah yang kembali menunggu semoga dapat bersabar dan berdoa agar kondisi pandemi ini bisa segera teratasi dan keberangkatan Haji dapat dilakukan.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved