Guru Disiram Air Keras

'Cinta Bertepuk Sebelah Tangan', Diduga Jadi Motif Penyiraman Air Keras Terhadap Guru di OKU Timur

Diketahui Meli Handayani adalah seorang janda dengan satu orang anak. Sejak menjanda Meli diketahui tidak pernah menjalin hubungan asmara

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/Edo Pramadi
Meli Handayani S.Pd. AUD, guru TK di Kabupaten OKU Timur jadi korban penyiraman cuka parah atau air keras. 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Pria pelaku penyiraman air keras terhadap Meli Handayani S.Pd.AUD, seorang Guru TK Darussalam Desa Sumber Jaya Kecamatan Belitang II Kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan diduga menyukai korban.

Namun diduga ditolak oleh korban.

Diketahui Meli Handayani adalah seorang janda dengan satu orang anak.

Sejak menjanda Meli diketahui tidak pernah menjalin hubungan asmara dengan siapapun.

"Apalagi dia itu guru di TK Islam. Jadi benar-benar menjaga diri. Agamanya kuat," kata tetangga korban yang tidak mau disebutkan namanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, viral di Media Sosial Facebook seorang wanita menjadi korban penyiraman air keras cuka parah hingga wajahnya rusak.

Karena kondisinya yang mengkhawatirkan korban sekarang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Sriwijaya Bagian Mata Palembang.

Saat ini keluarga korban sudah membuat laporan di Polsek Belitang II Kabupaten OKU Timur.

Asnari Kabid Paud Diknas OKU Timur mengatakan, apa yang dilakukan oleh pelaku sudah tidak memiliki rasa prikemanusiaan.

"Mudah-mudahan pihak berwajib menjatuhkan hukuman yang sepadan dengan apa yang dilakukan pelaku. Bahkan melihat korban sampai buta, layak rasanya hukuman mati bagi pelakunya," tegas Asnari. (Edo Pramadi)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved