Breaking News:

Kisah Nenek Baida Harus Rasakan Kulit Melepuh, Wawako Palembang Jamin Pengobatan

Dengan keterbatasan ekonomi, Nenek Baida hanya bisa mengandalkan Kartu JKN-KIS dari Pemerintah Daerah untuk berobat

Penulis: Rahmaliyah | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda ketika membawa nenek Baida (80), Warga Jalan Sei Bendung, Veteran, Ilir Timur III ke Rumah Sakit Palembang, yang menderita penyakit kulit melepuh. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG -- Kondisi memprihatinkan harus dialami Nenek Baida (80), Warga Jalan Sei Bendung, Veteran, Ilir Timur III. Di usia senjanya, ia merasakan perih pada kulit tangan dan kakinya lantaran melepuh sehingga meninggalkan bekas koreng.  

Dengan keterbatasan ekonomi, Nenek Baida hanya bisa mengandalkan Kartu JKN-KIS dari Pemerintah Daerah untuk berobat.

Baca juga: Tersangka Pencuri 3 Handphone Berakhir di Jeruji Besi Polsek Lawang Kidul

Dirinya mengaku, selama merasakan sakit di kulitnya ia tak pernah sama sekali merasakan pengobatan dari dokter spesialis kulit. 

"Belum pernah berobat ke dokter kulit. Pernah ke dokter sekali itu hanya dokter umum di dekat rumah," ujarnya dengan suara serak, Selasa (1/6/2021). 

Didampingi sang cucu, Nenek Baida menceritakan awal mula kulitnya bisa melepuh.

Meski hingga saat ini ia belum tahu pasti penyakit apa yang menyerang kulit tangan dan kaki.

"Nenek ini sering berjemur hampir setiap hari, apa karena kulitnya sudah tipis karena faktor usia atau apa kami tidak paham. Jadi awalnya muncul satu bentol ada cairan lalu pecah lalu menyebar ke seluruh kulit. Ini sudah cukup baik tidak berdarah, biasanya suka berdarah ketika melepuh," tambah sang cucu. 

Di sisi lain, Nenek Baida hanya bisa mengecek kesehatannya di faskes terdekat.

Syukurnya, kondisi kulit melepuh ini tidak diperparah oleh penyakit penyerta lainnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved