Berita Religi

Ustaz Yusuf Mansur Sampai Cium Tangan KH Hendra Zainuddin: 'Pengen Dikawal Sama Doa-doa Guru'

Dua pendakwah kondang Tanah Air menjalin tali silahturahmi, kira-kira kenapa Ustaz Yusuf Mansur mencium tangan KH. Hendra Zainuddin? Berikut ulasannya

Tayang:
Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
Kolase Sripoku.com
KH. Hendra Zainuddin dan Ustaz Yusuf Mansur hl 

SRIPOKU.COM - Belum lama ini Ustaz Yusuf Mansur berkunjung ke Palembang dalam rangka menyambung silaturahim dengan Presiden klub Sriwijaya FC H Hendri Zainuddin SAg SH di Palembang, Senin (24/5/2021).

Agenda lainnya yakni pendakwah kondang sekaligus pengusaha ini dikabarkan berminat bergabung dengan klub Sriwijaya FC.

Hendri Zainuddin pun menyambut hangat kedatangan dai kondang tersebut bahkan menghadiahkan jersey khusus berwarna merah maroon untuk Ustaz Yusuf Mansur.

Dalam kesempatan lain, Ustaz Yusuf Mansur juga bertemu dengan saudara kembar Ketum KONI Sumsel dan Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin yakni KH Hendra Zainuddin.

Dalam sebuah video yang beredar, KH Hendra Zainuddin terlihat berbincang bersama Ustaz Yusuf Mansur.

Kala itu Ustaz Yusuf Mansur meminta untuk diberi ijazah puasa daud.

"Saya ini mau jadi orang sholeh, pengen diijazahin puasa daud biar ada pengawalan, beda ya?," tanya Ustaz Yusuf Mansur kepada KH Hendra Zainuddin.

"Iya, ada ijazahnya," sahut KH Hendra Zainuddin.

"Nah, itu beda supaya dikawal sama doa-doa guru karena saya nggak ketemu sama guru-guru yang lain, lewat wasilah guru saya KH Hendra Zainuddin," sambung Ustaz Yusuf Mansur.

Kemudian kedua ustaz kondang ini bersalaman dan Ustaz Yusuf Mansur pun mencium tangan KH Hendra Zainuddin.

KH. Hendra Zainuddin dan Ustaz Yusuf Mansur
KH. Hendra Zainuddin dan Ustaz Yusuf Mansur (Kolase Sripoku.com)

Baca juga: Mengungkap Sisi Lain Ustaz Yusuf Mansur, Pendakwah Asal Betawi Pernah Berhenti Kuliah Gegara Balapan

Lantas, apa itu ijazah puasa daud?

Dikonfirmasi Sripoku.com via telepon, KH Hendra Zainuddin pun menerangkan mengenai ijazah puasa daud.

"Ijazah itu kalau bahasa kita izin, lisensi begitu, untuk memberikan suatu ilmu itu ada izin guru," jelas KH Hendra Zainuddin.

"Nah itu namanya ijazah seperti itu tradisi di Nahdatul Ulama, artinya saya mendapatkan puasa daud itu dari guru saya, guru saya, guru saya," tambahnya.

Diterangkan pula oleh KH Hendra Zainuddin jika dirinya telah melakukan puasa daud selama 13 tahun.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved