'Saya Siap Mati', Sopir Taksol Cuma Pening Usai Ditembak Begal, Pelaku : Kami Takut
"Saya sudah siap mati," begitu kata Epi Hanapi, Jumat (21/5/2021) dikutip Sripoku.com
SRIPOKU.COM - Epi Hanapi sopir taksi online mengaku sudah siap mati, saat menghadapi empat begal yang sedang mengeksekusi dirinya.
Meski anggota badan ditembaki begal, membuat pria 45 tahun itu bergeming. Ia terus memberikan perlawanan demi mempertahankan harta benda miliknya.
Walau tak seimbang, Epi memenangkan pertarungan malam itu. Empat begal kocar kacir lari ke hutan karena ketakutan saat diajak duel oleh korban.
Peristiwa begal yang dialami sopir taksi online ini terjadi di di Jalan Rangkasbitung-Malingping di perkebunan sawit di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten.
"Saya sudah siap mati," begitu kata Epi Hanapi, Jumat (21/5/2021) dikutip Sripoku.com dari Tribun Banten.
Epi mengaku hanya pasrah saat menghadapi para pelaku. Karena dirinya tak memiliki persiapan saat menjadi korban begal.
"Mereka terkejut saat saya melawan, saya sudah siap mati jika memang takdirnya," kata dia.
Epi mendapat setidaknya 10 tembakan di badan dan di kepala.
Namun pria 45 tahun itu melawan dan mengajak pelaku duel.
Melihat korbannya tak kenapa-kenapa pelaku pun kabur.
"Saat ditembak saya refleks melawan, terus keluar sambil mengambil kunci mobil. Nah saat saya keluar, ke 4 penumpang itu keluar tetapi langsung lari ke hutan," tegasnya.
Untuk Biaya Persalinan
Polres Lebak mengamankan lima orang pelaku begal taksi online.
AG ternyata otak sekaligus pelaku dari aksi pembegalan tersebut.
AG mengaku nekat membegal untuk membantu temannya yang juga pelaku lainnya untuk biaya persalinan keluarganya.