'KAMI Dapat Permalukan Musuh', Hamas Ultimatum Israel Jika Langgar Gencatan Senjata
Dengan pertolongan tuhan, kami dapat mempermalukan musuh, entitasnya yang rapuh dan tentarannya yang buas
SRIPOKU.COM - Hamas mengancam akan menembakan roket yang mencapai ke seluruh wilayah Israel, jika gencatan senjata dilanggar.
Hal ini disampaikan oleh juru bicara sayap bersenjata Hamas Abu Ubaida, Jumat (21/5/2021).
Menurut dia, pihaknya dapat mempermalukan musuh, jika gencatan senjata itu dilanggar Israel.
"Dengan pertolongan tuhan, kami dapat mempermalukan musuh, entitasnya yang rapuh dan tentarannya yang buas," kata Abu Ubaida.
Israel dan Hamas akhirnya mengakhiri kekerasan dengan gencatan senjata.
Pihak Hamas dan Israel sama-sama setuju melakukan gencatan senjata.
Gencatan senjata dapat setujui setelah Mesir mengusulkan solusi tersebut.
Gencatan senjata pun akhirnya dilakukan dengan suara bulat tanpa syarat.
Gencatan senjata sendiri akan berlaku mulai Jumat (21/5/2021) pukul 02.00 waktu setempat.
Hamas mengklaim gencatan senjata akan saling menguntungkan.
Hal ini disampaikan oleh penasihat media untuk kepala Hamas Ismail Haniyeh.
Menurut dia, Palestina akan mematuhi perjanjian tersebut selama penjajah Israel melakukan hal yang sama.
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah memerintahkan dua delegasi masing-masing dari Israel dan Gaza untuk bekerja demi menegakkan gencatan senjata.
Sirene peringatan meraung karena adanya roket yang masuk di wilayah perbatasan Israel. Sedangkan seorang reporter Reuters mendengar serangan udara di Gaza. Seorang pria berusia 50-an terluka ringan akibat serangan langsung di sebuah pabrik di Israel. Pada Rabu, (19/5/2021), Presiden AS Joe Biden mendesak Netanyahu untuk menurunkan kekerasan. Sedangkan Mesir, Qatar, dan PBB berusaha untuk menjadi penengah.
Sikap Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hamas-ultimatum-israel.jpg)