Berita Sriwijaya FC
Programnya Sudah Terukur: Sanksi Menanti Personel Sriwijaya FC yang Terlambat Datang Latihan
"Coach sudah bicara ke Presiden dan manajemen jika programnya sudah terukur sehingga tidak boleh ada yang telat," kata Risky.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: RM. Resha A.U
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebanyak 21 dari 22 pemain Sriwijaya FC dan tim kepelatihan dipastikan sudah akan kembali memulai latihan bersama di Lapangan Atletik Luar JSC, Rabu (19/5/2021).
"Kalau jadwal pelatih kemarin. Tanggal 18 sudah berdatangan kembali ke Palembang seluruh pemain dan pelatih tanpa terkecuali," ungkap Media Officer Sriwijaya FC, Risky Perdana kepada Sripoku.com, Senin (17/5/2021).
Menurut Risky, para pemain sudah tanda tangan pernyataan masing-masing sepakat bakal menerima sanksi denda yang diterapkan Tim kepelatihan bagi yang telat datang.
Baca juga: Mengintip Aktivitas Gelandang Anyar Sriwijaya FC Saat Lebaran di Kampung Halaman, Punya Menu Favorit
Baca juga: Posting Foto Keluarga di Momen Lebaran 2021, Pelatih Sriwijaya FC Nil Maizar: Mereka Semangat Saya
"Latihan akan dimulai tanggal 19. Pemain wajib latihan tanggal 19 itu. Kalau telat sudah disepakati dikenakan denda. Pemain sudah tanda tangan. Tim kepelatihan yang buat sanksi itu dan pemain sudah tanda tangan pernyataan masing-masing. Ini untuk menjaga kedisiplinan," kata Risky.
Risky yang juga menjabat Wakil Sekretaris Umum KONI Sumsel itu mengatakan bahwa sebelum mengumumkan libur tim, pelatih Nil Maizar telah melaporkan ke Presiden SFC.
"Coach sudah bicara ke Presiden dan manajemen jika programnya sudah terukur sehingga tidak boleh ada yang telat," kata Risky.
Untuk diketahui kata Risky, coach Nil Maizar telah memberikan materi progam latihan dan dikontrol melalui kiriman video para pemain selama libur di kampung halamannya masing-masing.
Baca juga: HEBOH Baim Wong Beli Sriwijaya FC, Presiden SFC : Biarlah Bos, Biarkan Waktu yang akan Berbicara
Baca juga: Suporter Sriwijaya FC Ini Kecam PSSI Berencana Gelar Liga 1 Tanpa Degradasi, Pikirkan Klub Liga 2
"Kalau tambahan pemain kita nunggu kebutuhan pelatih. Posisi mana, Dirtek mencarikan. Pasti kita akan menambah pemain, nunggu saatnya. Termasuk pemain naturalisasi. Masih dalam pertimbangan sesuai kebutuhan pelatihan. Setelah kongres PSSI ada kejelasan kompetisi," pungkasnya.
Ia berharap agar pihak PSSI segera memberikan kepastian bakal kembali digelarnya kompetisi Liga 2.
"Klub ingin resmi rekomendasi dari Polri. Agar bisa memudahkan komunikasi klub dengan sponsorship. Kita tunggu kongres PSSI tanggal 29 Mei ini," pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid SH yang mengatakan tim SFC akan kembali memulai latihan di Jakabaring, 19 Mei 2021.
"Latihan tetap tanggal 19 Mei di Jakabaring;" kata Faisal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/personel-sfc-latihan-di-jakabaring.jpg)