Breaking News:

Berita Palembang

Pasar-pasar Tradisional di Palembang Tutup Lebih Cepat, Ini Penampakan Pasar Palimo H-2 Idul Fitri

Namun sayangnya ditengah pandemi Covid-19 saat ini, keramaian tersebut berpotensi menjadi sumber penularan virus Corona.

Penulis: maya citra rosa | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Maya Citra Rosa
Suasana di Pasar KM 5 atau Pasar Palimo Palembang menjelang H-2 lebaran, Selasa (11/5/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - H-2 Lebaran Idul Fitri 1442 H tahun ini, sebagian besar warga Palembang berbelanja kebutuhan bahan pokok dan ketupat di pasar tradisional.

Hasil pantauan di lapangan, salah satu pasar tradisional, pasar KM 5 diserbu warga yang hendak berbelanja persiapan H-2 lebaran, Selasa (11/5/2021).

Warga yang berbelanja rela berdesak-desakan di tengah pasar untuk mendapatkan bahan pokok, sayur, daging hingga ketupat khas lebaran idul fitri.

Namun sayangnya ditengah pandemi Covid-19 saat ini, keramaian tersebut berpotensi menjadi sumber penularan virus Corona.

Hal ini karena masih ada warga yang tidak memakai masker meskipun sudah terdapat banyak spanduk yang mewajibkan menerapkan 3M.

Salah satu pembeli, Ratna mengatakan dia berbelanja bahan pokok agar besok H-1 lebaran tidak perlu ke pasar lagi.

"Besok tinggal masak saja, tidak perlu ke belanja ke pasar lagi. Hari ini belanja ketupat, bumbu, ayam dan banyak lagi," ujarnya

Keramaian di Pasar KM 5 ini juga menyebabkan kemacetan kendaraan sejauh hampir 2 KM.

Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal, pasar tradisional buka seperti biasa, namun dipercepat tutupnya hingga pukul 15.00 WIB.

Sesuai surat edaran Pemkot hotel, tempat hiburan dan pasar tetap dibuka dengan jam yang lebih cepat.

"Mempersingkat jam operasional tersebut karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, untuk menekan kerumunan," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved