7 Sunah Rasul yang Dilakukan Saat Rayakan Hari Raya Idul Fitri
Salah satu sunah Nabi Muhammad SAW saat merayakan Hari Raya Idul Fitri adalah mengumandangkan takbir hingga menggema sebelum dan sesudah shalat Id
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebentar lagi kita akan merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Perayaannya dilakukan setelah puasa sebulan Ramadhan usai.
Namun, kiranya Lebaran tahun ini masih sama dengan 2020, di mana masih dalam suasana pandemi.
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah 7 hal yang jadi sunah Rasul untuk merayakan Idul Fitri dengan penuh berkah.
1. Mengumandangkan Takbir
Salah satu sunah Nabi Muhammad SAW saat merayakan Idul Fitri adalah mengumandangkan takbir hingga menggema sebelum dan sesudah shalat Id.
Memperbanyak kumandang takbir sebelum Salat Id merupakan kebiasaan Rasulullah dan para sahabat.
Takbiran pada saat Idul Fitri dimulai sejak Maghrib malam tanggal 1 Syawal sampai selesai shalat Id.
Rasulullah SAW bersabda :
"Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan.
Beliau tetap bertakbir sampai sahalat selesai.
Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir." (HR. Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf).
2. Makan sebelum Salat Idul Fitri
Sebelum melaksanakan Salat Id, Rasulullah SAW makan terlebih dahulu.
Hari Raya ini juga menjadi salah satu hari yang diharamkan untuk berpuasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-takbiran.jpg)