Breaking News:

Pengurus Masjid Diminta Sekda Ratu Dewa Waspadai Warga dari Zona Merah, Salat Ied di Palembang

Pemerintah Kota Palembang mengimbau agar masyarakat yang lokasinya berada di zona merah maka diharapkan untuk melaksanakan salat Ied di rumah.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
salat ied masjid agung 1438 H 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dinas Kesehatan Palembang mengeluarkan zonasi tingkatan resiko penyebaran Covid-19.

Ada 30 kelurahan di Palembang zona hijau dan kuning sehingga diperbolehkan untuk menggelar salat Ied. 

Namun menjadi khawatiran adalah masyarakat yang berada di zona merah tapi berdekatan dengan lokasi kelurahan berstatus hijau atau kuning akan bermigrasi atau pindah untuk melaksanakan salat Ied di masjid atau musalla atau tanah lapang yang menggelar salat berjamaah. 

Belajar dari Suami Tasya Kamila, Randi Bachtiar Idap Kanker Getah Bening, 7 Makanan Ini Penyebabnya!

Berdasarkan pantauan, seperti di Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, untuk masjid yang masuk zona merah terlihat mulai dilakukan pemasangan tenda untuk jemaah salat Ied nanti. 

Untuk itu, Pemerintah Kota Palembang mengimbau agar masyarakat yang lokasinya berada di zona merah maka diharapkan untuk melaksanakan salat Ied di rumah. 

Selain itu untuk masjid atau musalla yang berada di zona kuning dan hijau, Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan pengurus masjid perlu melakukan pengetatan untuk ikut serta memonitoring jumlah jemaah yang melaksanakan salat. 

Pemkot akan menerjunkan Satpol PP bersinergi dengan OPD lainnya serta Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas untuk ikut dalam patroli dan pengawasan selama salat Ied digelar. 

Ambulans RS Ar Bunda Lubuklinggau Dipaksa Putar Balik di Keramasan, di Dalamnya Ada Pasien Covid-19

"Ini perlu pengetatan agar bisa dilakukan monitoring jumlah jemaah. Pengurus masjid kita harap bisa melaksanakan ini," katanya, usai acara penyerahan zakat BAZNAS kota Palembang, Senin (10/5/2021)

Sampai saat ini, Dewa menjelaskan bahwa ada 69 kelurahan di Palembang zona merah dan 8 kelurahan di Palembang zona oranye, sementara 15 kelurahan berada di zona kuning dan hijau.

"Jika sesuai dengan surat edaran Pemkot dan Kemenag Palembang hanya zona kuning dan hijau yang diperkenankan untuk salat Ied. Kita akan terus pantau perkembangan zonasi ini," katanya

Sementara itu, Saim Marhadan Ketua MUI Palembang mengatakan, semua pengurus masjid untuk bisa mengikuti aturan yang ada termasuk penegakkan protokol kesehatan. 

POLISI Gigit Jari, Ribuan Pemudik Bermotor Jebol Barikade Penyekat Jalan: Gagal Lagi Adang Pemudik

"Prinsipnya kami juga bisa melarang untuk masyarakat salat takutnya banyak yang protes/demo. Namun, kami imbau agar diikuti saja aturan yang ada jika harus pakai masker maka pakailah saat salat Ied," katanya. 

Sebelumnya, Kepala Kemenag Kota Palembang, Deni Priyansah mengatakan untuk panduan pelaksanaan salat Ied bagi di  wilayah hijau dan kuning maka hanya 50 persen jemaah saja yang diperbolehkan dengan disiplin protokol kesehatan. 

"Boleh saja kalau ada yang salat di wilayah kuning/hijau asal tidak melebihi kapasitas jamaah yang bisa ditampung," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved