Pedagang di Gedung Pasar 16 Ilir Palembang Taat Protokol Kesehatan Covid-19, Masalahnya yang di Luar
"Ngapain takut juga, yakin saja saya mah. Sudah sering juga orang jalan di sini enggak pakai masker. Mereka pakai masker kalau ada petugas aja,"
Sedangkan para pedagang kaki lima diluar gedung pasar 16 Ilir masih terlihat abai, dan mengaku tak khawatir dengan potensi penularan Covid-19 meski berinteraksi di tengah kerumunan pengunjung sehingga tidak menerapkan prokes.
Dia mengaku sudah terbiasa melihat pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan misalnya tidak memakai masker dengan benar.
• PAKAR Vietnam Sebut Larangan Mudik di Indonesia dan Malaysia Tak Efektif, Ini Alasannya
"Ngapain takut juga, yakin saja saya mah. Sudah sering juga orang jalan di sini enggak pakai masker. Mereka pakai masker kalau ada petugas aja," tandasnya.
Sementara itu, pihak pengelolah pasar Gedung 16 Ilir Palembang PT Gandha Tata Prima (GTP) menyatakan, pihaknya sudah menerapkan prokes yang ketat di area gedung bagi pedagang dan pengunjung dengan melibatkan unsur dari personel TNI/Polri.
"Menghadapi lonjakan pedagang dan pengunjung yang mencapai 30 persen sejak H-7 Lebaran di masa pandemi , Pengelola Pasar 16 ilir terus menerus melakukan sosialisasi dan pengawasan pelaksanaan prokes untuk mencegah penyebaran covid 19," ucap GM PT GTP Budi Sulistiyani.
Tindakan lain yang dilakukan pengelolah pasar, diungkapkan Yeyen sapaan akrab Budi Sulistiyani yaitu dengan menyediakan 4 unit sarana cuci tangan 2 unit di area pintu masuk di sebelah pos polisi Pasar 16 ilir dan 2 unit di pintu masuk belakang .
Selain itu, memasang banner peringatan Palembang Zona merah di beberapa titik akses masuk dan mewajibkan pedagang serta pembeli mengenakan masker.
"PT GTP selaku pengelola Pasar 16 Ilir juga mendirikan pos terpadu pantau covid- 19 dan pos PPKM di halaman belakang bersama unsur TNI dan Polri dan petugas Pantau covid-19 yang dibentuk oleh pengelola dengan koordinator Pos Pantau Riela Ausieano, yang setiap hari melakukan giat sosialisasi dan razia masker di Pasar 16 Ilir. Jika ada pengunjung tidak bermasker kita ingatkan dan berikan masker," tandasnya.
• Tasya Kamila Sebut Suaminya Idap Kanker Getah Bening
Sedangkan terkait masih abainya pedagang dan pengunjung di luar gedung yang tidak menerapkan prokes khususnya masker, dilanjutkan Yeyen meski bukan tanggung jawab pihaknya, namun ia mengungkapkan selalu mensosialisasikan untuk penerapan prokes.
"Untuk pedagang dan pengunjung di area luar Gedung Pasar 16 Ilir, kami kesulitan memantau karena terlalu banyak PKL yang tumbuh di area tersebut. Tapi kami terus melakukan sosialisasi agar sama- sama sadar akan kesehatan," pungkasnya.
Caption: penerapan prokes di Gedung pasar 16 Ilir Palembang